Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GREEN CAR: Mobil Murah Ramah Lingkungan Bisa Dongkrak Produksi Komponen

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pelaku industri kecil dan menengah komponen otomotif berharap produksinya meningkat dan usahanya semakin maju, setelah pemberlakuan program mobil murah ramah lingkungan yang sudah lama dinanti produsen otomotif nasional.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 20 Maret 2013  |  21:26 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pelaku industri kecil dan menengah komponen otomotif berharap produksinya meningkat dan usahanya semakin maju, setelah pemberlakuan program mobil murah ramah lingkungan yang sudah lama dinanti produsen otomotif nasional.

M. Kosasih, Ketua Koperasi Industri Komponen Otomotif Indonesia (Kikko), mengatakan kebijakan program mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car tersebut akan memicu pertumbuhan produksi dan penjualan kendaraan di dalam negeri, sehingga permintaan terhadap komponen juga terbawa naik.

"Program low cost green car dapat mendorong pertumbuhan produksi dan penjualan kendaraan sehingga kami para pelaku industri kecil dan menengah komponen otomotif  harus mengantisipasi lonjakan permintaan komponen otomotif dengan menjamin kelancaran distribusi dan kualitas produk," ujarnya, Rabu (20/3/2013).

Dia mengatakan kemitraanya dengan agen tunggal pemegang merek (ATPM) terus ditingkatkan untuk menyukseskan program low cost green cara dengan menjamin kelancaran pasokan komponen serta kualitas produknya yang terus ditingkatkan sesuai dengan spesifikasi jenis kendaraan yang akan diproduksi. (Foto:overstock.com)

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya berharap agar ATPM dan pemerintah memperhatikan pelaku IKM komponen otomotif dengan memberikan pelatihan atau training sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri dan pasar otomotif nasional.

"Kami berharap pemerintah dan ATPM memberikan pelatihan dan training untuk meningkatkan kemampuan, kecakapan dan keterampilan para palaku industri kecil dan menengah dalam memenuhi harapan mitra bisnis dan kemajuan usaha kami," tegasnya.

Kosasih mengatakan Kikko bersama pelaku industri kecil dan menengah bidang komponen otomotif nasional, baik sepeda motor maupun mobil, sesungguhnya merasa hawatir terhadap kehadiran investor bermodal besar dari luar negeri yang akan menggarap usaha sejenis di dalam negeri.

Sebab, kehadiran investor asing bermodal besar dan teknologi yang lebih modern itu perpotensi dapat mematikan industri kecil dan menengah bidang komponen otomotif lokal karena produknya semakin tidak dapat bersaing.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil komponen otomotif kosasih kikko komponen ikm
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top