Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PENERBANGAN: Jam terbang lebih, 30 Pilot kena grounded

JAKARTA-- Kementerian Perhubungan memberi sanksi berupa melarang menerbangkan pesawat atau grounded bagi 30 orang pilot dari maskapai penerbangan nasional karena melanggar aturan batas waktu jam kerja.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Januari 2013  |  15:52 WIB

JAKARTA-- Kementerian Perhubungan memberi sanksi berupa melarang menerbangkan pesawat atau grounded bagi 30 orang pilot dari maskapai penerbangan nasional karena melanggar aturan batas waktu jam kerja.

“Ada sekitar 30 pilot yang kelebihan jam terbangnya. Itu melanggar aturan karena dapat membahayakan penerbangan,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan kepada Bisnis, Minggu (27/1/2013).

Dia menambahkan diketahuinya ke-30 pilot ini melanggar jam terbang setelah Kemenhub melakukan evaluasi jam terbang pilot selama 2012. Evaluasi ini dilakukan Kementerian Perhubungan setiap 3 bulan sekali. “Mereka itu dari berbagai maskapai di Tanah Air, saya tidak usah menyebutkan nama maskapainya,” ucapnya.

Bambang menambahkan pilot-pilot yang melanggar aturan jam terbang ini untuk sementara di grounded sampai batas waktu tertentu. Lisensi terbang ke-30 pilot tersebut untuk sementara belum dapat digunakan untuk menerbangkan pesawat sampai batas waktu yang ditentukan.

Dalam aturan jam terbang pilot di Kemenhub, pilot dibatasi jam kerjanya hingga 1.050 jam per tahun. Hal ini dilakukan untuk menghindari faktor kelelahan (fatigue) yang bisa mengancam keselamatan penerbangan. Kelebihan jam kerja (over time) pilot biasanya dilakukan karena jumlah pesawat yang cukup banyak, sedangkan jumlah pilotnya kurang.

Bambang mengatakan meski ke-30 pilot tersebut diberikan sanksi grounded terbang, regulator tidak memberikan sanksi kepada maskapai tempat para pilot bekerja. “Sanksinya hanya kepada pilot untuk lisensi terbangnya, maskapainya tidak,” kata Bambang.

Pengurus Federasi Pilot Indonesia Capten Manotar Napitupulu mengatakan keputusan Kementerian Perhubungan selaku regulator memberikan sanksi kepada pilot yang tidak mematuhi aturan jam terbang perlu diapresiasi. “Mudah-mudahan kedepannya semakin baik, memang harus di grounded,” kata Manotar.(msb)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Berliana Elisabeth S.

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top