Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNBP NONMIGAS: Tarif Segera Naik, Penerimaan Diharapkan Meningkat

JAKARTA--Kementerian Keuangan berharap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam non-migas dapat meningkat seiring dengan program  kenaikan tarif yang diterapkan pada tahun ini.Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan
- Bisnis.com 26 Januari 2013  |  03:03 WIB

JAKARTA--Kementerian Keuangan berharap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam non-migas dapat meningkat seiring dengan program  kenaikan tarif yang diterapkan pada tahun ini.

Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan peningkatan PNBP dari sektor SDA non migas masih sangat rendah.

Berdasarkan catatan pemerintah, pada 2007 PNBP SDA non migas sebesar Rp8,1 triliun. Adapun pada 2012, realisasinya mencapai Rp20,6 triliun. Artinya, dalam kurun waktu 5 tahun, PNBP SDA non migas hanya naik 2,5 kali lipat.

"Selama ini PNBP dari sumber daya alam non migas masih rendah. Jadi itu adalah suatu area yang perlu ditingkatkan mulai dari kehutanan, sampai perikanan," ujarnya di Kemenkeu, Jumat (25/01).

Pekan ini pemerintah sepakat menaikkan tarif pinjam-pakai kawasan hutan untuk sektor pertambangan sebesar 33%.

"Penyesuaian tarif PNBP kehutanan sudah dalam diskusi, tetapi impact-nya saya belum bisa sebutkan," kata Agus.

Pada 2012, realisasi PNBP sektor SDA non migas mencapai Rp20,6 triliun. Nilai tersebut hanya 10% dari setoran PNBP migas yang mencapai Rp205,8 triliun.

Sumber PNBP SDA non migas berasal dari setoran pertambangan mencapai Rp16,5 triliun, sektor panas bumi Rp0,7 triliun, sektor kehutanan Rp3,2 triliun, dan sektor perikanan Rp0,2 triliun.

"Idealnya bisa lebih dari itu dan kami bisa jelaskan PNBP itu ada yang tidak optimal karena tren pembentukan BLU [Badan Layanan Umum]," ungkapnya.

Beberapa BLU, lanjutnya, memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Namun, masih banyak yang belum optimal.

Selain menaikkan tarif, Kemenkeu juga akan mengintensifkan pengawasan BLU oleh satuan kerja Ditjen Kekayaan Negara dan Ditjen Perbendaharaan yang ada di daerah.

"Jadi secara umum, kekhawatiran kita terjadi penurunan penerimaan negara bisa dilihat sebagai kesempatan untuk perbaiki kualitas, sehingga sumber-sumber PNBP bisa dioptimalkan," kata Menkeu.

Dalam APBN 2013, PNBP dari sektor SDA non migas ditargetkan mencapai Rp21,15 triliun yang berasal dari setoran PNBP pertambangan Rp16,59 triliun, PNBP kehutanan Rp4,05 triliun, PNBP perikanan Rp150 miliar, dan PNBP pertambangan panas bumi Rp353,5 miliar. (if)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top