Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMPUT LAUT: RI Tuan Rumah Simposium Rumput Laut Sedunia

JAKARTA-Indonesia akhirnya ditunjuk sebagai tuan rumah International Seaweed Symposium (ISS) ke 21. Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia Safari Azis Husain menilai penunjukkan itu merupakan pengakuan dunia internasional atas potensi industri rumput
- Bisnis.com 15 Januari 2013  |  17:12 WIB

JAKARTA-Indonesia akhirnya ditunjuk sebagai tuan rumah International Seaweed Symposium (ISS) ke 21. Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia Safari Azis Husain menilai penunjukkan itu merupakan pengakuan dunia internasional atas potensi industri rumput laut Indonesia.

“Ini untuk pertama kalinya RI menjadi tuan rumah ISS. Kita pernah mengajukan diri menjadi penyelenggara pada 1989, tetapi ditolak karena belum memenuhi syarat untuk bisa menyelenggarakan simposium rumput laut,” ujarnya kepada Bisnis hari ini (15/1).

Safari menambahkan syarat untuk menjadi penyelanggara simposium adalah pengembangan industri dan penelitian di bidang rumput laut. Industri rumput laut Indonesia, telah membuktikan diri dengan menyalip produksi rumput laut Filipina yang merupakan salah satu produsen terbesar di dunia.

Namun penelitian rumput laut diakuinya belum banyak dilakukan oleh akademisi Indonesia. Dengan demikian, RI mengajukan alasan pengentasan kemiskinan dan pengembangan rumput laut untuk diberi kesempatan menyelenggarakan ISS.

“Tenaga kerja di sektor ini kan banyak, jadi kami ajukan alasan pengentasan kemiskinan saat mengajukan diri jadi tuan rumah ISS. Selain itu, momen penyelenggaran simposium bisa dijadikan titik tolak pengembangan rumput laut di Tanah Air”.
Indonesia,” ungkapnya.

ISS merupakan pertemuan yang dihelat rutin 3 tahun sekali oleh International Seaweed Asociation. Event yang pertama kali dihelat pada 1952 tersebut, bakal berlangsung di Bali pada 21-26 April mendatang.(yus)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top