Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR EKSPOR: Kondisi Lesu, Produk Dekorasi Rumah Tetap Melaju

DENPASAR-Di tengah melemahnya permintaan ekspor akibat dampak krisis ekonomi Eropa dan Amerika, ekspor komoditas dekorasi rumah dan tekstil dari Bali  tetap melaju bahkan kecenderungan mengalami peningkatan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Januari 2013  |  20:09 WIB

DENPASAR-Di tengah melemahnya permintaan ekspor akibat dampak krisis ekonomi Eropa dan Amerika, ekspor komoditas dekorasi rumah dan tekstil dari Bali  tetap melaju bahkan kecenderungan mengalami peningkatan.

Eko Widodo, CEO Bali Export Development Organization (BEDO) mengatakan dua komoditas ekspor yang dominan diproduksi dari  Bali itu dalam perkembangannya yang menyesuaikan dengan konteks perubahan sosial masyarakat Eropa.

"Perubahan sosial masyarakat Eropa terjadi karena dampak krisis ekonomi, sehingga berefek dalam perilaku konsumsi mereka," katanya, Selasa (15/1/2013).

Lebih lanjut, menurutnya, terjadi perubahan kebutuhan atau selera konsumsi yang lebih selektif dari membeli produk masyarakat Eropa yang saat ini mengarah kepada kriteria barang yang mempunyai nilai ramah lingkungan dan bernilai tambah tinggi karena bisa bertahan lama.

Menyadari perilaku dan selera konsumen tersebut, lanjut dia, BEDO bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Belanda (CBI) melaksanakan Export Coaching Program. Melalui program ini pelaku UKM yang berorientasi ekspor diberikan pelatihan bagaimana mengembangkan inovasi produk, pemasaran dan manajemen di antaranya desain, kualitas serta manajemen sebelum dan sesudah pameran.

Setiap tahun, BEDO membidik sedikitnya 10 UKM untuk mengikuti coaching program. Di luar program, BEDO juga mengadakan kunjungan ke perusahaan untuk langsung memberikan bimbingan.

"Kita tidak mengukur keberhasilan program ini semata-mata pada meningkatnya volume order ekspor, tetapi bagaimana mereka mampu bertransformasi dalam bentuk manajemen baru untuk mempersiapkan diri menuju peningkatan volume order ekspor," ujar salah satu Trainer Export Coaching Dewi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali  pada Januari-Juli 2010, 4 pasar terbesar ekspor komoditas dekorasi rumah adalah Uni Eropa, Amerika Serikat, Australia dan Jepang yang masing-masing mencatat nilai US$44,8 juta, US$11,3 juta,US$7,7 juta dan US$2,6 juta.

Senada dengan nilai realisasi ekspor yang terbesar diraih Uni Eropa, share terbesar berdasarkan data Indonesia Sourching Reports untuk komoditas Home Decor tahun 2010 masih didominasi Uni Eropa yakni sebesar 51%, disusul pangsa pasar lainnya seperti Amerika Serikat / Canada 34%, Asia Pacific 11%.(ems)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : I Komang Robby Patria

Editor : Ema Sukarelawanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top