Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CAR FREE NIGHT: Travel Kurangi Armada selama malam Tahun Baru

JAKARTA—Perusahaan travel rute Jakarta-Bandung terpaksa mengurangi jumlah armada yang beroperasi saat malam tahun baru sebagai imbas kebijakan car free night Pemprov DKI Jakarta.
Muhamad Sufyan
Muhamad Sufyan - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  02:14 WIB

JAKARTA—Perusahaan travel rute Jakarta-Bandung terpaksa mengurangi jumlah armada yang beroperasi saat malam tahun baru sebagai imbas kebijakan car free night Pemprov DKI Jakarta.

Andrew Arristianto, Ketua Asosiasi Pengusaha Travel Rute Jakarta-Bandung, mengatakan sejumlah travel telah membatalkan jadwal keberangkatan pada momentum itu.

"Kami sebenarnya menyayangkan sikap Pemprov DKI Jakarta yang tidak mengajak pengusaha transportasi berdialog terlebih dahulu. Perusahaan travel tidak bisa apa-apa, hanya bisa membatalkan pemberangkatan saja," katanya kepada Bisnis  Kamis (27/12/2012).

Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan akan menerapkan program bebas kendaraan pada malam hari di jalan Sudirman dan Silang Monas pada Senin (31/12/2012) mulai pukul 22.00  hingga pukul 02.00 WIB Selasa ( 1/1/2013).

Dia mengatakan sejumlah travel dari Bandung atau sebaliknya banyak yang melintasi jalur tersebut, bahkan beberapa di antaranya memiliki tempat pemberhentian di area itu.

Namun, Andrew belum bisa merinci berapa banyak keberangkatan yang dibatalkan akibat kebijakan tersebut.

"Kami tidak ingin memaksakan, karena kalau tetap berangkat akan menyusahkan penumpang. Solusinya ialah mengalihkan ke pemberangkatan mulai Selasa pagi,"   ujarnya.

Penumpang, lanjutnya, relatif bisa memahami penundaan keberangkatan karena sudah merupakan kebijakan pemerintah daerah.

Berdasarkan catatan asosiasi terdapat lima perusahaan travel utama yang menggarap jalur tersebut. Dari lima perusahaan tersebut, jumlah armada secara keseluruhan diperkirakan mencapai 800 unit.

Andrew memerkirakan tingkat isian penumpang pada momentum tahun baru berada pada kisaran 65% atau lebih rendah dibandingkan dengan kondisi normal pada level 70%.

"Selain karena adanya larangan kendaraan melintas, arus kendaraan menuju Jakarta atau Bandung juga kerap terganggu kemacetan dan banjir. Oleh karenanya, ada kemungkinan tingkat isian penumpang akan terkoreksi," katanya.

Dia mengatakan sebagian besar pengguna travel rute Jakarta--Bandung ialah pekerja, sehingga saat momentum libur akan terjadi penurunan tingkat isian penumpang.

"Kami memerkirakan akan kembali normal pada sepekan setelah pergantian tahun. Pada masa itu, kegiatan perkantoran sudah sepenuhnya normal," katanya.(sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top