Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ADHI KARYA Raih Kontrak Rp9,9 Triliun Selama 2012

JAKARTA—PT Adhi Karya Tbk (ADHI) per November2012 membukukan kontrak senilai Rp9,9 triliun. Sebagian kontrak yang didapat itu terdapat sebagian yang sudah dikerjakan di tahun 2012 dan sebagiannya lagi di tahun 2013.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Desember 2012  |  03:21 WIB

JAKARTA—PT Adhi Karya Tbk (ADHI) per November2012 membukukan kontrak senilai Rp9,9 triliun. Sebagian kontrak yang didapat itu terdapat sebagian yang sudah dikerjakan di tahun 2012 dan sebagiannya lagi di tahun 2013.

Perseroan  sudah meraih revenue  Rp5,6 triliun dari target tahun 2012 sebesar Rp7,8 triliun. Adapun hingga akhir tahun perseroan menargetkan memperoleh kontrak senilai Rp10,8 triliun.

Sementara itu untuk tahun depan, perseroan menargetkan membukukan kontrak senilai Rp17 triliun dengan revenue Rp13,2 triliun. Sementara untuk laba bersihnya sekitar Rp450an miliar.

Amrozi Hamidi, Coorporate Secretary PT Adhi Karya, mengungkapkan bidang usaha sektor konstruksi dan EPC (Engineering, Procure and Construction) menyumbang hampir 86% dari total kontrak yang diperoleh Adhi Karya.

“Untuk properti Adhi Karya baru mulai tahun 2012 dan kami berharap laba operasinya bisa mencapai 14% dari keseluruhan,” ujarnya saat dihubungi Bisnis Selasa (25/12/2012).

Amrozi menuturkan untuk tahun 2013, perseroan akan memberikan perhatian khusus pada sektor properti. Tidak tanggung-tanggung perseroan menargetkan sumbangan laba dari sektor properti tahun 2013 mencapai 30%.

Perseroan juga tengah membangun tower II Apartemen Grand Taman Melati Margonda, Depok. Pembangunan itu melanjuti tower I yang sebelumnya sudah dipasarkan. Bisnis properti perseroan juga merambah wilayah Cinere di mana perseroan membangun 512 unit rumah Taman Dhika Cinere.

Beberapa kontrak prestisius yang diraih dari sektor konstruksi dan EPC antara lain, pengerjaan tiga ruas jalan tol, renovasi bandara Ngurah Rai, pengerjaan apron Bandara Soekarno-Hatta (Rp795 miliar). Perseroang juga tengah menggarap proyek yang diperoleh dari PT Pertamina di Cilacap  sebesar Rp1,2 triliun.

“Proyek yang terakhir multiyears dan akan dilanjutkan tahun 2013,” papar Amrozi.

Proyek tol

Sementara untuk pengerjaan jalan tol, perseroan menargetkan tiga ruas tol yang digarap perseroan dapat selesai tahun 2013. Ketiga ruas tol yang digarap perseroan antara lain Gempol-Pandaan, Nusa Dua-Benoa Seksi I dan Semarang-Bawen.

 “Untuk Gempol-Pandaan kontrak yang didapat sebesar 120 miliar, mudah-mudahan tol itu dapat selesai pada semester pertama tahun depan,”ujar Amrozi.

Adapun panjang tol Gempol-Pandaan mencapai 13, 6 kilometer. Sementara untuk tol Nusa Dua-Benoa, Adhi Karya menggarap tol yang melewati laut dangkal itu bersama PT Waskita Karya Tbk, dan PT Hutama Karya (Persero). Amrozi menyebutkan tol dipastikan selesai tahun depan untuk mendukung event besar  Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit pada September tahun depan di Bali.

“Untuk tol biasanya ada target dan yang di Bali akan selesai tahun depan untuk mendukung APEC,”ujarnya.

Sementara untuk tol Semarang-Bawen yang merupakan salah satu bagian ruas Trans Jawa. Jalan tol Semarang-Solo ini dibagi dalam dua ruas yakni Semarang-Bawen dan Bawen-Solo.  Ruas Semarang-Bawen dibagi dalam dua seksi. Seksi 1, ruas Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 kilometer dan sudah beroperasi sejak November.

Untuk seksi 2, Ungaran-Bawen sepanjang 11,95 kilometer menjadi ruas yang sedang dikerjakan Adhi Karya dan akan selesai pada pertengahan 2013. Seksi dua ruas Ungaran-Bawen sepanjang 11,95 kilometer dibagi dalam empat paket. Paket III dan IV sepanjang 7,15 kilometer.

Amrozi optimis ruas tol itu dapat selesai tahun 2013 dikarenakan Adhi Karya sudah mengerjakan separuhnya dan tinggal melanjutkan yang tersisa di tahun depan.

“Biasanya kontrak pengerjaan dalam dua tahun dan tol itu akan selesai sesuai targetnya tahun depan,” papar Amrozi.

Pemegang konsesi untuk tiga ruas tol yang digarap Adhi Karya ini adalah PT Jasa Marga Tbk. Jasa Marga juga sudah menargetkan ketiga ruas tol ini dapat beroperasi tahun 2013.

Sebelumnya Direktur Utama PT Jasa Marga, Adityawarman mengungkapkan terdapat lima ruas tol Jasa Marga yang akan beroperasi tahun 2013. Kelima ruas tol itu antara lain tol Nusa Dua-Benoa, Ungaran-Bawen (bagian ruas tol Trans Jawa Semarang-Solo), Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2), Surabaya-Mojokerto Seksi 4 dan Gempol-Pandaan. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top