Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EMBARGO KAYU INDONESIA: Pemerintah Terus Yakinkan Uni Eropa

JAKARTA—Kementrian Kehutanan berkomitmen meyakinkan pembeli Uni Eropa atas legalitas kayu ekspor.
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  21:13 WIB

JAKARTA—Kementrian Kehutanan berkomitmen meyakinkan pembeli Uni Eropa atas legalitas kayu ekspor.

Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kemenhut Dwi Sudharto mengatakan Kemenhut dan Duta Besar Indonesia untuk Uni Eropa akan melakukan road show untuk meyakinkan pembeli.

"Kami akan melakukan sosialisasi dan road show untuk meyakinkan pembeli pada 6--8 Februari, 11—12 Februari, dan 11—15 Maret," ujarnya.

Dwi menambahkan Kemenhut akan melakukan berbagai langkah lanjutan guna memastikan efektivitas penerapan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Salah satunya adalah mengusulkan pemusnahan kayu sitaan.

"Saya sudah usulkan kayu sitaan yang tidak jelas lacak balaknya agar dimusnahkan. Selain itu, skema lelang sebaiknya dihilangkan karena kontra produktif dengan SVLK," imbuhnya.

Selain itu, Kemenhut akan mengandeng kepolisian guna mengawasi penerapan SVLK. Adapun mengenai penandatangan VPA, lanjutnya, Kemenhut terus menggeber langkah-langkah yang diperlukan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Purwadi berharap penerapan SVLK dibarengi dengan pemberian insentif bagi industri.

"Daya saing industri kehutanan Indonesia semakin menurun karena tingginya biaya. Jangan sampai industri kehutanan kita good governance tapi high cost," ujarnya.

Salah satu hal yang disoroti APHI adalah banyaknya pungutan. Purwadi berharap janji penyederhanaan pungutan bisa segera direalisasikan. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top