PENGGUNAAN CPO: Didorong Untuk Bahan Baku Biofuel

JAKARTA –Pemerintah mendorong penggunaan minyak kelapa sawit (CPO) untuk bahan baku biofuel serta meningkatkan hilirisasi komoditas tersebut.
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  14:10 WIB

JAKARTA –Pemerintah mendorong penggunaan minyak kelapa sawit (CPO) untuk bahan baku biofuel serta meningkatkan hilirisasi komoditas tersebut.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan jika CPO dapat dialihkan ke bahan bakar nabati untuk biofuel, maka dapat mengantisipasi penurunan harga minyak kelapa sawit.

"Jika program penggunaan minyak nabatai sebagai biofuel dapat dipercepat, agar tidak terlalu banyak disimpan, maka harga dapat bergerak naik," ujarnya seusai Sosialisasi Sustainable Palm Oil Initiative on Smallholders Kementan Pertanian dan UNDP, Kamis (20/12).

Dia menjelaskan selain mendorong penggunaan CPO sebagai biofuel, pemerintah terus mendorong hilirisasi minyak sawit mentah untuk diolah menjadi produk turunan lainnya.

"Industri untuk meningkatkan produk akhir swit sehingga akan menyerap CPO lebih banyak lagi."Untuk mengembangkan hilirisasi minyak sawit, katanya, pemerintah telah mengundang banyak investor untuk membangun pabrik pengolahan CPO. "Kita persiapkan ke depan mengubah menjadi untuk biodiesel, ini yang akan diupayakan."

Suswono menambahkan produksi CPO pada tahun depan ditargetkan 25 juta ton naik dibandingkan dengan realisasi produksi tahun ini 23 juta ton. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan kelapa sawit menargetkan produksi minyak sawit pada 2020 mencapai 40 juta ton.

Menurutnya, untuk meningkatkan produksi minyak kelapa sawit, maka akan difokuskan pada upaya peningkatan produktivitas. Namun, masih ada kemungkinan menambah luas areal perkebunan sawit sehingga dapat berkontribusi dalam peningkatan produksi CPO.

Peningkatan produktivitas CPO, katanya, terutama untuk perkebunan sawit milik rakyat yang sampai saat ini produktivitasnya masih rendah rerata hanya 1,5 ton per ha.

Kementerian Pertanian dan UNDP bekerja sama dalam inisiatif Sustainable Palm Oil (SPO) untuk meningkatkan kapsitas petani kecil dan meningkatkan pendapatan, lebih melindungi lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. (if) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top