Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPOR TAMBANG: Perketat ekspor, Kemendag atur kadar baru untuk timah

JAKARTA: Ekspor timah batangan semakin diperketat dengan membatasi pengapalan hanya bagi timah dengan kadar stannum minimal 99,9% dan unsur pengotor minimal 0,1% mulai Juli 2013.Ketentuan itu diatur dalam Permendag No 78/2012 tentang Ketentuan Ekspor
Siti Harianti Manurung
Siti Harianti Manurung - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  17:21 WIB

JAKARTA: Ekspor timah batangan semakin diperketat dengan membatasi pengapalan hanya bagi timah dengan kadar stannum minimal 99,9% dan unsur pengotor minimal 0,1% mulai Juli 2013.Ketentuan itu diatur dalam Permendag No 78/2012 tentang Ketentuan Ekspor Timah sebagai revisi Permendag No 4/2007 tentang Ekspor Timah Batangan. Regulasi sebelumnya lebih longgar karena menetapkan kadar Sn paling rendah 99,85%.Beleid baru memang masih memperbolehkan pengapalan timah batangan dengan kadar Sn minimal 99,85%, tetapi hanya sampai Juni 2013.Selain menaikkan kadar Sn timah batangan yang boleh diekspor, Permendag No 78/2012 juga membatasi ekspor timah solder mulai Januari 2013. Timah jenis itu boleh diekspor jika memiliki kadar Sn minimal 63%, timbal (Pb) maksimal 35% dan pengotor maksimal 2%.Sebagaimana diketahui, sejak Februari 2007 pemerintah membatasi ekspor timah batangan. Pengapalan komoditas itu hanya boleh dilakukan oleh eksportir terdaftar timah batangan (ET timah) yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.Selain itu, setiap pelaksanaan ekspor harus melalui verifikasi atau penelusuran teknis. Dokumen ekspor  juga harus dilampiri dengan bukti pembayaran royalti.Aturan itu dibuat untuk mendukung kelestarian lingkungan dan pemanfaatan timah secara berkelanjutan, pemenuhan kebutuhan timah di dalam negeri, meningkatkan daya saing ekspor timah. (arh)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top