TOL SERPONG-BALARAJA: Lelang Proyek Baru Dilaksanakan Semester II/2013

JAKARTA--Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan lelang investasi proyek tol Serpong-Balaraja senilai Rp5,2 triliun diperkirakan baru akan bisa dilaksanakan semester II/2013, menyusul perhitungan pembebasan tanahnya.
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  17:32 WIB

JAKARTA--Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan lelang investasi proyek tol Serpong-Balaraja senilai Rp5,2 triliun diperkirakan baru akan bisa dilaksanakan semester II/2013, menyusul perhitungan pembebasan tanahnya.

Dengan prediksi itu, maka kemumgkinan besar kegiatan pembangunan konstruksi tol sepanjang 30 kilometer itu, baru dilaksanakan akhir 2013 atau awal 2014 mendatang.  

Kepala BPJT Achmad Gani Gazaly mengatakan saat ini prosesnya sedang dalam tahap pemauskan dokumen lelang dari calon investor. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi yang diperkirakan memakan waktu selama dua bulan, baru ditetapkan siapa investor yang lolos untuk ikut lelang.  

"Meskipun evaluasi rampung, namun kita tetap harus menunggu kesiapan tanah. Hal tersebut sesuai dengan aturan dalam UU tanah yang baru, dimana lelang dilaksanakan jika tanah dinyatakan aman," ujarnya di Jakarta Senin (17/12).  

Dia menjelaskan luas tanah yang harus dibebaskan memang tidak banyak, dan umumnya memang merupakan milik PT Bumi Serpong Damai, sebagai pemrakarsa proyek. Meski demikian, lelang harus tetap dimulai jika kepastian tanah setidaknya sudah 75% siap digarap. 

Sedangkan sisa tanahnya juga diperkirakan tidak sulut prosesnya. Karena itu, katanya, usai evaluasi prakualifikasi lelang maka dilamjutkan dengan persiapan pengadaan tanah oleh panitia pengadaan tanah dan tim pengadaan tanah.

  "Tujuannya, agar setelah proses lelang selesai, konstruksi bisa dimulai dulu dari seksi satu. Kita harapkan agar bisa kebih cepat dari target ini pembebasan tanahnya," tambahnya.  

Sementara itu, Ketua tim lelang priyek Serpong-Balaraja Simggih Karyawan mengatakan sampai saat ini belum ada satu perusahaanpun yang mengajukan penawaran proyek tersebut. Menurutnya, batas waktu pengembalian lelang sendiri jatuh besok yakni 18 Desember 2012. 

"Kita masih tunggu sampai besok sore jam 16.00wib. Karena memang batas waktunya sampai besok sejak dibuka beberapa waktu lalu. Jadi saat ini kita belum bisa pastikan siapa yang tertarik," ujarnya. 

Menurutnya, jika hingga batas waktu tersebut belum juga ada peminat, maka mereka akan melaporkan pada kepala BPJT dan memutuskan langkah selanjutnya.  (if) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top