INDUSTRI GAS: Arun LNG butuh kepastian stok

JAKARTA--- Presiden Direktur PT Arun LNG Provinsi Aceh Iqbal Hasan Saleh menyatakan butuh kepastian stok gas untuk mewujudkan program revitalisasi perusahaan tersebut sebagai terminal gas di provinsi ujung paling barat Indonesia itu."Untuk saat
News Editor | 16 Desember 2012 05:43 WIB

JAKARTA--- Presiden Direktur PT Arun LNG Provinsi Aceh Iqbal Hasan Saleh menyatakan butuh kepastian stok gas untuk mewujudkan program revitalisasi perusahaan tersebut sebagai terminal gas di provinsi ujung paling barat Indonesia itu."Untuk saat ini kita masih menunggu kepastian stok yang akan diberikan untuk memenuhi kebutuhan pasokan terminal gas yang akan dibangun di PT Arun LNG," katanya di Banda Aceh, Sabtu (15/12/2012).Dalam seminar nasional bertajuk revitalisasi PT Arun LNG dalam permberdayaan masyarakat Aceh sesuai semangat MOU Helsinki dan UUPA, Iqbal mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mewujudkan program tersebut."Kami terus berupaya dengan semua pihak untuk mewujudkan Arun sebagai terminal gas di provinsi ujung paling barat Indonesia," katanya.Dijelaskannya, untuk membangun seluruh fasilitas pendukung sebagai terminal gas, perlu adanya kepastian pasokan gas yang direncanakan dari Tangguh."Perlu adanya kepastian pasokan gas dan selanjutnya pembangunan infrastruktur pendukung akan dilaksankaan," katanya menjelaskan.Ia mengatakan regasifikasi LNG PT Arun  (foto mypasee) tersebut akan mampu menghidupkan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), PT Asean Aceh Fertilizer (AAF), PT Kertas Kraft Aceh (KKA) dan juga akan didistribusikan ke industri-industri yang ada di Sumatra Utara (Sumut).Pihaknya menyakini dengan adanya revitalisasi PT Arun akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi diberbagai sektor di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.Sementera itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam pidato tertulis dibacakan Asisten II Setda Aceh T Said Mustafa menyatakan program revitalisasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap semua sektor ekonomi."Kami berharap kedepan akan menciptakan lapangan kerja lebih besar dan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonoi masyarakat secara berkelanjutan," demikian Zaini. (Antara/msb)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup