Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NERACA PERDAGANGAN JASA selalu minus

News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  03:00 WIB
JAKARTA: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan neraca perdagangan jasa di Indonesia selalu minus karena ekspor barang-barang jasa lebih negatif.
 
“Indonesia mengimpor jasa lebih banyak daripada ekspor sehingga ekspor barang-barang jasa lebih negatif,” kata Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Thee Kian Wie, Rabu (12/12/2012). 
 
Dia memamparkan impor jasa di Indonesia sebagian besar terdiri dari industri jasa asuransi, pengangkutan, dan perbankan.  Terlebih lagi, sambungnya, kebanyakan bank di Indonesia adalah bank asing.
 
Namun, lebih lanjut dia mengatakan ekspor jasa yang selalu negatif itu bukan hanya khas Indonesia tapi juga khas negara-negara berkembang. 
 
"Berdasarkan data BPS, ekspor jasa lebih negatif itu merupakan khas negara berkembang," katanya.
 
Menurutnya, Indonesia bisa meningkatkan kualitas di sektor jasa dengan mengandalkan objek pariwisata.
 
“Indonesia hanya punya daya saing dalam turisme. Kita kan bisa mengembangkan pariwisata tidak hanya Bali, tetapi banyak objek pariwisata yang bisa dikembangkan,” jelasnya.  (ra)
 
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Winda Rahmawati

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top