IMPOR TERIGU: Safeguard, bea masuk 20% sudah berlaku bulan ini

JAKARTA: Pemerintah akhirnya menetapkan bea masuk tindakan pengamanan sementara atas tepung terigu impor sebesar 20% dari nilai impor selama masa penyelidikan safeguard produk tersebut.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  17:03 WIB

JAKARTA: Pemerintah akhirnya menetapkan bea masuk tindakan pengamanan sementara atas tepung terigu impor sebesar 20% dari nilai impor selama masa penyelidikan safeguard produk tersebut.

Berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis, pemerintah telah menetapkan BMTPS melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 193/PMK.011/2012 tentang Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara terhadap Impor Tepung Gandum.

Bea masuk tambahan itu berlaku selama 200 hari sejak 5 Desember 2012 terhadap impor tepung gandum yang termasuk dalam pos tarif 1101.00.10.10 dan 1101.00.10.90.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor terigu sepanjang Januari-Agustus 2012 mencapai 330.286 ton setara US$130,19 juta.

Turki menjadi negara eksportir terigu terbesar ke Indonesia dengan volume mencapai 163.148 ton, disusul Srilanka 125.416 ton, Ukraina 13.290 ton, Australia 9.043 ton, Belgia 8.775 ton dan lainnya 10.612 ton.Negara-negara tersebut terkena BMTPS karena tak termasuk negara yang dikecualikan menurut PMK tersebut. (arh)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top