JALAN TOL: 2013 Tak Ada Lelang Proyek Baru

JAKARTA—Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan tahun depan tidak akan ada proyek tol baru yang akan dilelang, menyusul belum siapnya beberapa ruas tol yang rencananya akan dibangun secara nasional.
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  03:31 WIB

JAKARTA—Badan Pengatur Jalan Tol menyatakan tahun depan tidak akan ada proyek tol baru yang akan dilelang, menyusul belum siapnya beberapa ruas tol yang rencananya akan dibangun secara nasional.

Padahal, berdasarkan rencana kerja BPJT, setidaknya ada 11 ruas tol yang dalam persiapam tender, dan merupakan proyek prioritas pemerintah yang akan ditawarkan pada investor swasta, untuk pendanaannya.

 Kepala BPJT Achmad Gani Gazaly mengatakan untuk tahun depan, mereka hanya akan melanjutkan proses tender untuk dua ruas tol, yang sudah memasuki tahap tender prakualifikasi pada pertengahan 2012 kemarin.  

Kedua ruas itu, yakni tol Medan-Kualanamu sepanjang 62,40 kilometer, dan tol Serpong-Balaraja sepanjang 36,30 kilometer. Artinya, masih ada 10 ruas tol yang tertunda pelaksanaan tendernya hingga tahun depan.  

"Untuk tahun depan, baru rencana tender untuk Medan-Kualanamu dan Serpong-Balaraja. Sedangkan untuk ruas lainnya masih belum bisa dilakukan tender," ujarnya di Jakarta Minggu (09/12/2012).  

Khusus untuk ruas tol Serpong-Balaraja, menurut Gani saat ini prosesnya sedang dalam tahap penyusunan jawaban pertanyaaan dari peserta, untuk dimasukkan dalam dokumen prakualifikasi proyek.  

Rencananya, dokumen prakualifikasi dikeluarkan pada 6 Desember 2012 lalu, dan peserta diberi batas waktu untuk memasukan dokumen penawaran proyek senilai Rp6,25 triliun itu, pada 18 Desember 2012 mendatang.

 Selanjutnya, proses lelang investasi ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal 2013 mendatang. Sehingga konstruksi bisa dimulai paling lambat awal 2104.

Tertundanya proses penawaran proyek 10 tol  tersebut, disinyalir karena belum maksimalnya realisasi pembebasan tanah di ruas tersebut. Selain itu, katanya, persiapan feasibility study proyek juga masih disiapkan oleh pemerintah.  

Karena itu, lanjutnya, kemungkinan besar sebagian ruas tersebut baru bisa mulai ditawarkan pada 2014 mendatang. Proses penawaran juga akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kesiapan masing-masing proyek itu sendiri.  

Berdasarkan data BPJT, ada 12 ruas tol yang diprioritaskan untuk ditender, dengan total panjang 592,67 kilometer, dan total investasi Rp72,22 triliun. Tol tersebut yakni Medan-Kualanamu sepanjang 62,40 kilometer, Cisumdawu 58,50 kilometer, Palembang-Indralaya 22 kilometer, Tegineneng-Babatan 50 kilometer, Pasirkoja -Soreang 15 kilometer, dan Medan-Binjai sepanjang 16,80 kilometer.  

Selanjutnya, ruas tol Terusan Pasteur-Ujung Berung-Gedebage sepanjang 27,30 kilometer, Pekanbaru-Dumai 135 kilometer, Serpong-Balaraja 36,30 kilometer, Balikpapan-Samarinda 99,02 kilometer, dan ruas tol Menado-Bitung sepanjang 31,80 kilometer. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top