Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA PETROKIMIA: Di pasar global melemah 2%

Harga Petrokimia Global 2012
Muhamad Arsyad Paripurna
Muhamad Arsyad Paripurna - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  18:41 WIB

Harga Petrokimia Global 2012

Periode            Harga (US$ per ton)

April                1.444

Mei                  1.279

Juni                  1.104

Juli                   1.175

Agustus           1.262

September       1.357

Oktober           1.351

November       1.323

Sumber: Platts Global Petrochemical Index (PGPI), diolah

JAKARTA—Harga petrokimia global mencapai US$1.323 per ton pada November 2012 atau melemah 2% dibandingkan dengan Oktober 2012 sebesar US$1.351 per ton.

Berdasarkan data Platts Global Petrochemical Index (PGPI), penurunan itu semakin memperparah keadaan karena harga petrokimia sempat turun tipis 0,4% dari US$1.375 per ton pada September 2012 menjadi US$1.351 per ton pada Oktober 2012.

Harga petrokimia sempat menguat cukup tajam 7,5% pada September 2012. Selain itu, harga petrokimia juga sempat naik 6,4% pada Juli 2012 dibandingkan dengan Juni 2012 dan naik 7,4% pada Agustus 2012 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Padahal, harga petrokimia menunjukkan ketidakpastian pada semester I tahun ini. Harganya sempat mencapai titik tertinggi yakni US$1.444 per ton pada April tahun ini, tetapi menunjukkan tren penurunan selama Mei—Juni. Bahkan, harga petrokimia sempat menyentuh titik terendah US$1.104 per ton pada Juni 2012.

Meskipun terjadi penurunan tipis, harga bahan baku plastik dan turunannya bulan lalu naik drastis 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu US$1.162 per ton.

Petrokimia digunakan untuk membuat plastik, karet, nilon, dan produk konsumen lainnya. Beberapa sektor yang memerlukan produk tersebut, antara lain bidang manufaktur, konstruksi, farmasi, penerbangan, elektronik, dan hampir setiap industri komersial.

“Harga petrokimia November bergerak hampir sejalan dengan harga minyak dunia. Minyak mentah telah mendominasi petrokimia, khususnya pasokan dan faktor permintaan selama sebulan,” kata analisis petrokimia dari Platts Jim Foster dari situs platts.com. Senin (10/12/2012).

Harga rata-rata minyak mentah pada November lalu mencapai US$109,25 per barel, turun 2% dari rata-rata Oktober US$111,75 per barel. Indeks nafta global tergelincir dengan persentase yang sama pada bulan November untuk US$$628 per ton dari tingkat Oktober US$639,75 per ton.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Herdiyan

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top