Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TANAMAN PANGAN: Pengusaha Tidak Tertarik, Investasi Masih Nihil

JAKARTA: Pelaku usaha tidak tertarik dengan investasi budi daya (onfarm) tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.Jamil Musanif, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Produk Pertanian Kementerian Pertanian,
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 24 Oktober 2012  |  18:20 WIB

JAKARTA: Pelaku usaha tidak tertarik dengan investasi budi daya (onfarm) tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.Jamil Musanif, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Produk Pertanian Kementerian Pertanian, mengatakan investasi sektor tanaman pangan justru lebih banyak pada bidang pengolahan, seperti penggilingan padi, pakan ternak, dan lainya.

Adapun untuk budi daya tanaman pangan tidak banyak pelaku usaha yang berminat menanamkan modal dalam budi daya tanaman pangan.“Di budi daya [investasi di sektor budidaya tanaman pangan] kecil, lebih banyak di bidang pengolahan seperti rice milling [penggilingan padi] dan pakan ternak. Kalau untuk beras itu [investasi] di penggilingan padi. Di onfarm [budidaya tanaman pangan] kecil, bahkan perusahaan besar belum ada yang masuk ke sektor tanaman pangan,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (24/10/2012).Padahal, pemerintah memperbolehkan investor untuk menggarap sektor tanaman pangan seperti padi, kedelai, dan jagung. Menurutnya, investor memiliki banyak pilihan terutama lebih memilih masuk ke sektor perkebunan.“ Ada pilihan, masih ada plihan lain seperti hortikultura [sayur dan buah]. Pengusaha selalu melihat, mana yang paling menguntungkan.”Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sektor tanaman pangan dan perkebunan pada Januari-September 2012 sekitar Rp18,37 triliun.Nilai investasi tanaman pangan dan perkebunan itu hanya 7,99% dari total realisasi investasi pada Januari-September 2012 Rp229,9 triliun.Investasi sektor tanaman pangan dan perkebunan juga masih didominasi oleh modal asing (Penanaman Modal Asing) yang mencapai sekitar Rp12,07 triliun, sedangkan penanaman modal dalam negeri hanya Rp6,3 triliun.Dari nilai investasi sektor tanaman pangan dan perkebunan itu juga masih didominasi oleh sektor perkebunan. Kendati BKPM tidak menyebutkan secara rinci berapa investasi tanaman pangan.Namun, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM M. M. Azhar Lubis mengatakan investasi pertanian masih didominasi oleh sektor perkebunan terutama perkebunan kelapa sawit.Azhar menuturkan sepanjang tahun ini belum ada perusahaan yang mengajukan permohonan ke BKPM untuk investasi di bidang usaha budidaya tanaman pangan seperti padi, kedelai, dan jagung. “Setahu saya tahun ini belum ada perusahaan yang mengajukan permohonan ke BPKM untuk investasi pangan.”Namun, katanya, sudah ada perusahaan yang melakukan investasi di sektor tanaman pangan terutama perbenihan seperti Cargill dan Syngenta. Kedua perusahaan asing itu, katanya, bekerja sama dengan petani untuk menghasilkan benih unggul. (bas) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top