Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUBAHAN MUSIM: Hujan mulai turun, petani kembali garap lahan

REJANGLEBONG, Bengkulu: Hujan yang mulai turun di wilayah Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, dalam beberapa hari belakangan membuat kalangan petani daerah itu kembali menggarap lahan mereka."Semoga saja musim kemaraunya sudah berakhir, karena
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Oktober 2012  |  06:29 WIB

REJANGLEBONG, Bengkulu: Hujan yang mulai turun di wilayah Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, dalam beberapa hari belakangan membuat kalangan petani daerah itu kembali menggarap lahan mereka."Semoga saja musim kemaraunya sudah berakhir, karena dalam beberapa hari terakhir ini hujan mulai turun sehingga kami bisa kembali mengolah lahan. Selama tiga bulan ini kami tidak bisa menanam padi karena sawahnya kekeringan," kata Sumarno (43) warga Desa air Meles Atas, Kecamatan Curup Tengah, Sabtu (13/10).Hujan yang turun di daerah itu dalam beberapa hari belakangan, kata dia, membuat kalangan petani padi kembali bersemangat mengolah lahan mereka, mengingat sesuai jadwal tanam sudah terlambat satu bulan sehingga pengolahan lahan harus dipercepat agar selisih waktu tanam dengan daerah yang tidak kekeringan tidak terlalu jauh.Kalangan petani di daerah ini tambah dia, berjumlah 20 orang dengan luasan lahan pertanian mencapai 50 hektare. Mereka sebelumnya memanfaatkan pengairan irigasi namun datangnya musim kemarau membuat petani yang berada diujung tidak kebagian air seiring dengan menyusutnya debit air irigasi setempat. Akibatnya dari 50 hektare sawah di daerah itu yang bisa ditanami padi hanya sebagian kecil saja.Lahan pertanian yang mengalami kekeringan tersebut tambah dia, sebagian digunakan petani untuk menanam sayuran yang tidak banyak menyerap air seperti gambas, kacang panjang dan jenis sayuran lainnya.Sementara itu Supriyadi (27) warga Desa Air Meles Atas, berharap musim kemarau di daerah dapat segera berakhir agar kembali dapat mengolah sawah mereka guna ditanami padi. Dengan turunnya hujan akan memudahkan karena membajak sawah sehingga saat hujan kembali turun sudah dapat ditanami padi."Kalau sudah musim hujan tiba maka tinggal melakukan penanaman saja, kalau sekarang belum bisa karena tanaman padi membutuhkan banyak air, apalagi kalau padinya baru ditanam," katanya. (Antara/Bsi) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top