Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA RNI: Laba Ditargetkan Naik 25% Pada 2015

JAKARTA: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menargetkan meraih laba Rp500 miliar pada 2015 atau  tumbuh 25% dari rencana tahun ini yang dipatok Rp400 miliar.Ismet Hasan Putro, Direktur Utama RNI (Holding), menuturkan setelah mengalami kerugian
- Bisnis.com 12 Oktober 2012  |  19:10 WIB

JAKARTA: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menargetkan meraih laba Rp500 miliar pada 2015 atau  tumbuh 25% dari rencana tahun ini yang dipatok Rp400 miliar.Ismet Hasan Putro, Direktur Utama RNI (Holding), menuturkan setelah mengalami kerugian Rp68,52 miliar pada tahun lalu, RNI optimistis akan meraup laba hingga Rp400 miliar pada tahun ini.Optimisme tersebut didasarkan pada kinerja positif sejumlah anak usahanya, a.l. PT Rajawali I dan II, yang keduanya diprediksi untung masing-masing Rp150 miliar dan Rp50 miliar pada tahun ini. “Sampai hari ini [total] laba RNI sudah Rp250 miliar dan akan tembus Rp400 miliar pada tahun ini. Dari catatan sejarah, laba sebesar itu belum pernah didapatkan RNI,” ujarnya pada peringatan ulang tahun RNI ke-48, Jumat (12/10/2012).Dengan keuntungan yang didapat, lanjut Ismed, RNI akan mengembangkan usaha dengan merambah bisnis peternakan sapi dan memperluas lahan tebu seluas 40.000 hektar.Saat ini, RNI masih mencari lahan yang cocok di luar Jawa untuk menanam tebu dan mendirikan pabrik gula baru, yang diharapkan mampu memproduksi 2.000 ton tebu per hari (TCD).“Kalau tahun ini laba Rp400 miliar, tahun depan saya menargetkan Rp500 miliar,” katanya.

Menurutnya, Indonesia tidak mungkin swasembada gula jika tanpa ada pengembangan pabrik baru dan penambahan lahan tebu minimal 350.000 hektar.Pada tahun depan, Ismet akan meminta pemerintah mengalokasikan paspokan gula nasional dari RNI sekitar 300.000-500.000 ton.Terkait ternak Sapi, Ismed melihat bisnis tersebut sangat menjanjikan di masa mendatang jika melihat tingginya permintaan domestik dan besarnya impor.Pada tahun ini, Indonesia mengimpor Sapi sebanyak 500.000 ekor dan pada tahun depan diperkirakan permintaan daging Sapi di dalam negeri meningkat 5%. (if) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top