Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PESERTA JAMSOSTEK di Jatim, Bali, NTB & NTT capai 124.375 pekerja

SURABAYA: PT Jamsostek Wilayah VI Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT selama kuartal I tahun ini berhasil menghimpun kepesertaan program jaminan sosial tenaga kerja sebanyak 1.462 perusahaan dengan 124.375 pekerja, sebagian besar merupakan perusahaan skala
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  09:35 WIB

SURABAYA: PT Jamsostek Wilayah VI Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT selama kuartal I tahun ini berhasil menghimpun kepesertaan program jaminan sosial tenaga kerja sebanyak 1.462 perusahaan dengan 124.375 pekerja, sebagian besar merupakan perusahaan skala menengah kecil.Dengan pencapaian kepesertaan sebanyak itu, maka BUMN bidang asuransi ketenagakerjaan tersebut diyakini mampu mencapai target kepesertaan sebanyak 4.250 perusahaan dengan 326.000 pekerja hingga akhir Desember mendatang.“Perusahaan padat karya di wilayah kerja kami umumnya telah mengikuti program jamsostek, maka kami kini menyasar perusahaan skala menengah kecil dengan jumlah pekerja berkisar 10 – 100 orang,” ujar Junaedi, Kepala PT Jamsostek VI, hari ini.Dia mengatakan banyak perusahaan maupun pekerja [yang belum mengikuti program jamsostek] menanyakan tentang prosedur kepesertaan dan hak yang diperoleh sebagai peserta program jamsostek. Perkembangan tersebut disebabkan gencarnya sosialisasi tentang program jamsostek di wilayah kabupaten/kota yang dilakukan pihak PT Jamsostek VI.“Sosialisasi yang kami gencarkan berdampak positif terhadap volume kepesertaan di wilayah kami, dimana selama triwulan I tahun ini terhimpun 1.462 perusahaan dengan 124.375 pekerja atau naik 35% dibandingkan periode sama 2011,” tutur Junaedi.Sementara total kepesertaan program jamsostek di 4 provinsi yang menjadi wilayah kerja PT Jamsostek VI kini tercatat 24.000 perusahaan dengan pekerja 1,317 juta yang tergolong peserta aktif atau terus membayar iuran. Adapun peserta pasif (tidak membayar iuran bulanan) sebanyak 2,1 juta pekerja dan 13.000 perusahaan.Menurut Junaedi, sebanyak 30% dari peserta aktif itu mengikuti program lengkap terdiri dari jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM) dan jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK). Sedangkan sebagian besar lainnya tidak mengikuti program JPK, karena sudah dapat menyelenggarakan layanan kesehatan sendiri. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A. Chevny

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top