Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SHALE GAS: Pemerintah targetkan teken kontrak perdana

JAKARTA : Pemerintah menargetkan bisa menandatangani kontrak shale gas pertama di Indonesia pada tahun ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  19:39 WIB

JAKARTA : Pemerintah menargetkan bisa menandatangani kontrak shale gas pertama di Indonesia pada tahun ini.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo mengatakan pemerintah saat ini sedang mengembangkan empat joint study shale gas dan ada beberapa yang sudah hampir selesai. "Kami sudah mulai dengan joint study, perlu waktu sekitar 3-6 bulan. Pokoknya tahun ini kami harapkan sudah mulai tandatangan kontrak shale gas," ujarnya, Kamis 24 Mei 2012. Keempat perusahaan migas diketahui telah diberikan izin untuk melakukan joint study shale gas di Indonesia.Mereka adalah PT Pertamina di Sumatra bagian Utara, Konsorsium Pogi-Bukit Energy juga di Sumatra bagian Utara, Konsorsium Central Sumatra Energy & Indrillco Bakti di Sumatra Tengah, dan PT MIT Ivel Geoscience-Central Sumatera Energy di Sumatra Tengah. Jika kontrak shale gas pertama betul-betul bisa ditandatangani tahun ini, Evita masih belum bisa memperkirakan kapan kira-kira gasnya bisa mulai mengalir (onstream), mengingat shale gas adalah hal baru di Indonesia.   "Shale gas ini baru untuk Indonesia. Kalau yang gas konvensional kan [pengembangannya] sekitar 6-10 tahun. Kalau CBM nunggu 1-2 tahun sudah bisa [onstream]. Kalau shale gas, saya belum bisa bilang, mau lebih dekat ke CBM atau ke yang konvensional," ujarnya. (ra)

 

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top