Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MASKAPAI DAERAH: Pemprov berharap Sriwijaya bekerja sama dengan Kaltim Air

BALIKPAPAN: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap maskapai penerbangan nasional seperti Sriwijaya Air bisa bekerja sama dengan Kaltim Aviation Holding, perusahaan pengelola Kaltim Air, agar rencana membangun ‘jembatan udara’ tersebut
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Mei 2012  |  20:31 WIB

BALIKPAPAN: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap maskapai penerbangan nasional seperti Sriwijaya Air bisa bekerja sama dengan Kaltim Aviation Holding, perusahaan pengelola Kaltim Air, agar rencana membangun ‘jembatan udara’ tersebut bisa teralisasi.Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan Kaltim Air bisa menjadi feeder bagi maskapai nasional tersebut sehingga akan saling memberikan keuntungan pada kedua belah pihak.“Kalau kerja sama seperti ini bisa terealisasi efeknya akan dirasakan masyarakat secara luas. Selain itu, 16 bandara yang ada di tiap kabupaten/kota juga akan berfungsi,” ujarnya, akhir pekan ini.Dia mengaku telah berbicara dengan pihak Sriwijaya Air agar ada kerja sama dengan Kaltim Air. Saat ini, kata Awang, Sriwijaya Air telah melakukan kerja sama dengan Kadin Kaltim melalui potongan harga tiket bagi anggota Kadin yang memanfaatkan jasa maskapai tersebut. Kerja sama tersebut dilakukan secara business to business sehingga saling memberikan keuntungan pada kedua belah pihak.Kaltim Aviation Holding (KAH) sebelumnya telah bekerja sama dengan PT Survey Udara Penas dan Premi Air untuk mengoperasikan Kaltim Air. Namun, maskapai yang penerbangan perdananya dilakukan pada 17 Agustus 2011 tersebut belum memiliki jadwal penerbangan tetap karena kurangnya jumlah pesawat yang dimiliki.Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur Fauzi Bahtar sebelumnya mengharapkan adanya skema baru yang lebih menguntungkan untuk mengembangkan Kaltim Air.“Perlu ada skema kerja sama baru yang lebih menjanjikan untuk profit,” katanya.Fauzi berpendapat pemerintah provinsi bisa mendorong Kaltim Aviation Holding (KAH) untuk bekerja sama dengan perusahaan nasional yang mampu mengoperasikan pesawat tersebut sehingga bisa berjalan. Menurut Fauzi, para pengusaha di Kaltim siap untuk membantu selama memiliki profitabilitas yang memadai.Anggota Dewan Pakar Kadin Kaltim Aji Sofyan Effendi menambahkan pemerintah provinsi juga perlu memberikan stimulus kepada investor melalui APBD dalam hal penyediaan pesawat. Sofyan mengatakan pembelian tersebut digunakan untuk menambah jumlah pesawat hasil kerja sama selama ini agar bisa beroperasi sesuai dengan rencana awal.(api)

 

    •  
  • TOPIK AKTUAL PILIHAN REDAKSI:

ENGLISH NEWS:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top