Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LAHAN TIDUR: Manado optimalisasikan tanaman jagung

JAKARTA: Pemkot Manado menggencarkan program penanaman antara lain komoditas jagung dan cabai di sekitar 4.500 hektare lahan tidur yang ada sebagai upaya swasembada pangan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Mei 2012  |  13:49 WIB

JAKARTA: Pemkot Manado menggencarkan program penanaman antara lain komoditas jagung dan cabai di sekitar 4.500 hektare lahan tidur yang ada sebagai upaya swasembada pangan.

 

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan sebagian lahan tidur yang akan ditanami ialah tanah untuk proyek pembangunan properti.

 

"Kami meminjam tanah yang belum dimanfaatkan pemiliknya. Diperkirakan setelah satu hingga tiga kali panen, tanah tersebut sudah bisa dikembalikan," katanya kepada Bisnis di sela-sela Rakornas TPID III, Rabu 16 Mei.

 

Dia mengatakan komoditas cabai dan jagung dipilih karena permintaannya besar, tapi pasokannya terbatas.

 

Selama ini pasokan cabai ke Manado berasal dari sejumlah wilayah di luar kota, seperti Gorontalo.

 

"Orang Manado suka makan cabai, tapi pasokannya dari luar kota. Bahkan, komoditas cabai menjadi kontributor terbesar inflasi pada bulan lalu," ujarnya.

 

Guna menyokong program itu, Pemkot Manado menggandeng antara lain polisi dan pegawai negeri sipil untuk mulai menanam.

 

"Kami berharap hasil panen cabai dan jagung bisa mengisi kebutuhan pasar lokal, sebelum dijual ke daerah lain," ujarnya. (18/arh) 

 

 

JANGAN LEWATKAN:+ IHSG SIANG: Indeks kian jauh dari 4000

+ Proyek MP3EI berpotensi langgar ham

+ Reksa dana tetap perlu wajib peringkat

+ TRAGEDI SUKHOI: Jadi tanda tanya kenapa black box hangus terbakar

+ Antam turunkan harga buybackRp8.500 per gram

+ HARGA KOMODITAS: Indeks naik meski minyak terkoreksi

+ EURO bergerak flat


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top