Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu investasi, IMPOR PONSEL diperketat

JAKARTA: Rencana pengetatan impor telepon seluler dinilai akan memacu investasi mengalir ke Tanah Air, dengan pertimbangan prinsipal akan lebih mudah mengurus persyaratan jika mendirikan pabrik di Indonesia.Ketua Gabungan Elektronik Indonesia (Gabel)
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  16:36 WIB

JAKARTA: Rencana pengetatan impor telepon seluler dinilai akan memacu investasi mengalir ke Tanah Air, dengan pertimbangan prinsipal akan lebih mudah mengurus persyaratan jika mendirikan pabrik di Indonesia.Ketua Gabungan Elektronik Indonesia (Gabel) Ali Subroto Oentaryo mengatakan prinsipal lebih baik mendirikan pabrik di Indonesia, guna menghindari hambatan jika rencana pengetatan impor ponsel diberlakukan."Kalau tidak sesuai (persyaratan) sedikit saja, prinsipal akan kesulitan untuk mengedarkan ketika produknya dibuat di luar negeri. Makanya, akan lebih convenience (nyaman) kalau mereka punya pabrik di Indonesia," katanya, Senin, 14 Mei 2012.Seperti diketahui, pemerintah akan mewajibkan importir telepon seluler mengantongi izin dari prinsipal sebelum mendatangkan produk elektronik tersebut, guna menekan peredaran ponsel ilegal di dalam negeri.Selain itu, ponsel yang diimpor harus memenuhi persyaratan teknis yang mencakup uji tipe dan pendaftaran international mobile equipment identity (IMEI) yang nantinya ditangani Kementerian Komunikasi dan Informatika.Ali berpendapat pemerintah memang harus memonitor impor produk yang volume konsumsinya sangat besar, dengan jumlah pelanggan layanan seluler mencapai 250 juta.Karena pasar yang besar itu pula, sudah saatnya prinsipal membangun pabrik di Indonesia. (ra)

 

 

BACA JUGA:

>> Top 5 Editors Choice Bisnis Indonesia

>>> Steve Wozniak Kepincut Saham Facebook

>>> Menhub Minta Asuransi Korban Sukhoi Rp1,25 Miliar per Orang

>>> City juara Liga Inggris

>>> 5 Rubrik TERPOPULER

>>> 10 ARTIKEL Paling Banyak DIBACA

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top