Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KERJA SAMA MASKAPAI: Garuda targetkan pendapatan naik 10% dari China Airlines

BADUNG: PT Garuda Indonesia Persero Tbk mengadakan kerja sama dengan China Airlines untuk mencapai target kenaikan minimum 10% dari pendapatan untuk penerbangan ke Taipei.Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan pada pembukuan tahun
Matroji
Matroji - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  15:53 WIB

BADUNG: PT Garuda Indonesia Persero Tbk mengadakan kerja sama dengan China Airlines untuk mencapai target kenaikan minimum 10% dari pendapatan untuk penerbangan ke Taipei.Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan pada pembukuan tahun lalu, tercatat ada 35.700 penumpang dan kargo dengan nilai US$7 juta Garuda Indoensia ke Taipei.

“Kami optimistis, tahun depan bisa meningkat 10% dengan adanya kerja sama ini,” katanya susai penandatanganan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali ,kemarin malam.Untuk kargo, lanjutnya, kerjasama dengan China Airlines ini, perseroan berkode saham GIAA ini memperoleh kuota 18 juta ton kargo per flight pada 2012. Perjanjian codeshare ini diharap mampu mendongkrak pendapatan antar kedua maskapai. Perjanjian codeshare merupakan perjanjian bisnis penerbangan dimana dua maskapai berbagi penerbangan yang sama.Sebuah kursi, katanya, dapat dibeli di satu maskapai penerbangan namun sebenarnya dioperasikan oleh maskapai rekanan di bawah nomor dan kode penerbangan yang berbeda. Perjanjian ini merupakan tujuan kedua maskapai untuk saling memperluas akses menuju berbagai kota melalui jaringan tanpa perlu menyediakan penerbangan tambahan.Penerbangan perdana yang akan dilakukan pada 24 Mei 2012 dari Jakarta ke Taipei, telah ditandatangani bersama Presiden China Airlines, Huang Hsiang Sun. Kerja sama itu sebagai upaya untuk mengembangkan jaringan penerbangan maskapai milik pemerintah ini. Maskapai yang berbasis di Taipei ini menempati urutan ke-8 untuk penerbangan kargo dunia.Pada pengembangan lanjutan, katanya, Garuda Indonesia akan membuka penerbangan langsung ke dari Jakarta sejumlah negara di AS. Penerbangan ini akan ditawarkan dengan skema Jakarta-Taipei menggunakan armada Garuda, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan armada China Airlines yang telah memiliki tujuan diantaranya San Fransisco dan New York.Pada beberapa hari kedepan, lanjutnya, beberapa pilot Garuda Indonesia akan terbang bersama China Airlines untuk menjelajah sejumlah kota di AS. Kerjasama ini, diharap juga mampu memberikan alih teknologi bagi pilot garuda dengan program simulasi yang diadakan bersama.Sementara itu, Hsiang Sun menyambut baik kerja sama dengan Garuda Indonesia. Dia yakin, kerjasama ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pelanggan baik bagi Garuda maupun bagi China Airlines. “Kerjasama ini diharap mampu memberikan kombinasi destinasi dengan Garuda Indonesia.”Berdasarkan data Bisnis, pemerintah Indonesia menargetkan 600.000 wisatawan China pada 2012 seiring dengan makin bertambahnya tingkat perjalanan. Tercatat, pada 2011 jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia mencapai 504.749 atau lebih tinggi 19,74% dibandingkan dengan 2010. (faa)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

Ini 10 Artikel MOST READ Setahun Terakhir


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top