GEMPA 5,7SR 'tak guncang' tambang Vale di Luwu Timur

MAKASSAR: Gempa bumi berkekuatan 5,7 skala richter di Kabupaten Luwu Timur, tidak mempengaruhi aktivitas industri tambang nikel PT Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.External Relation Project Manager for Special Projects Reg. East
News Editor | 16 April 2012 15:36 WIB

MAKASSAR: Gempa bumi berkekuatan 5,7 skala richter di Kabupaten Luwu Timur, tidak mempengaruhi aktivitas industri tambang nikel PT Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.External Relation Project Manager for Special Projects Reg. East Luwu, Bahodopi & South East Sulawesi di PT Vale Indonesia Idham Kurniawan mengatakan dampak gempa dari yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berdampak pada operasi industri tambang di Sorowako.

 

"Gempa memang terasa di Sorowako, tetapi tidak mempengruhi operasi perusahaan. Tidak ada kerusakan yang terjadi," kata Idham saat dihubungi Bisnis Senin, (14/42012)Meskipun, kata dia gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang terjadi di Sulteng justru mengakibatkan kerusakan yang cukup besar di Desa Bahometefe, Morowali, Sulteng. Namun, dirinya mengaku belum bisa memastikan berapa besar kerugian material akibat bencana yang terjadi di daerah itu.Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebutkan gempa yang terjadi di Lutim sekitar pukul 09.17 WITA, Senin (16/4) di 82 kilometer sebelah tenggara Lutim, Sulsel. Adapun lokasi gempa dengan kedalaman 10 km di Lutim diketahui berada di posisi 2,59 Lintang Selatan dan 121,85 Bujur Timur pada 82 km bagian Tenggara Lutim.Pada saat yang sama gempa juga terjadi pada posisi 97 km tenggara Morowali, Sulteng, 104 km timur Laut Kolaka Utara, Sultra dan 164 km barat laut Kendari, Sulawesi Tenggara. (faa)

Sumber : Hendra Nick Arthur

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top