Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi-lagi, BI revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi

 
- Bisnis.com 30 November 2011  |  17:27 WIB

 

JAKARTA : Bank Indonesia kembali merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun depan menjadi 6,3%, karena mempertimbangkan imbas negatif dari perlambatan ekonomi global terhadap kinerja ekspor nasional.
 
Perry Warjiyo, Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, menuturkan pertumbuhan ekonomi nasional akan sangat tergantung dengan pertumbuhan ekonomi global, yang diproyeksi banyak lembaga turun pada tahun depan dari 4% menjadi 3,8%. 
 
Perlambatan ekonomi global tersebut menjadi pertimbangan bank sentral menjadi dasar bank sentral untuk mengoreksi pryeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 6,5%-6,7% menjadi 6,3%-6,4% di 2012.
 
"Kalau memang pertumbuhan ekonomi dunia turun lagi dari 4% ke 3,8% dan juga kemarin realisasi kuartal III/2011 sebesar 6,5%, memang ya range-nya [pertumbuhan ekonomi 2012] 6,3%-6,4%. Itu yang kami sedang kalibrasi. Ada risiko ke bawah proyeksi pertumbuhan Indonesia tahun 2012, yang semula 6,5% bisa ke bawah lagi," jelas dia usai rapat dengar pendapat dengan Komisis XI DPR, hari ini.
 
Perry menambahkan penyebabnya adalah perlambatan ekonomi global yang diyakiniakan menurunkan kinerja ekspor dan investasi nasional. Kendati demikian konsumsi domestik dan investasi skala lokal masih cukup kuat sehingga secara umum permintaan dalam negeri masih akan tinggi.
 
"[Perlambatan ekonomi] lebih disebabkan karena dampak penurunan pertumbuhan ekonomi dunia terhadap ekspor kita. Kalau ekspor turun tentu saja demand for investment turun," katanya. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top