Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

API-Incheon kerja sama manajemen non-aeronautika

JAKARTA: PT Angkasa Pura I dan Incheon International Airport Corporation atau IIAC tandatangani kerja sama manajemen bersama untuk meningkatkan pendapatan non aeronautika di Bandara Juanda Surabaya.Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Angkasa
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 23 November 2011  |  14:43 WIB

JAKARTA: PT Angkasa Pura I dan Incheon International Airport Corporation atau IIAC tandatangani kerja sama manajemen bersama untuk meningkatkan pendapatan non aeronautika di Bandara Juanda Surabaya.Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Tommy Soetomo dan Presiden & CEO IIAC CW Lee disaksikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S. Gumay disela-sela Konferensi Indonesia Airport Development Summit (IADS) 2o11 di Jakarta, Rabu.CW Lee mengatakan industri penerbangan Indonesia sangat berkembang dan kedepannya menjadi tantangan baru. Kerjasama manajemen ini untuk mensukseskan operasional komersial non aeronautika di Bandara Juanda Surabaya."AP I salah satu perusahaan yang sudah berpengalaman mengelola bandara dan tepat dijadikan mitra kerjasama. Bandara Surabaya juga berpotensi tumbuh tinggi, nomer dua di Indonesia," kata Lee.Pada saat yang sama Tommy mengatakan fokus kerjasama ini adalah untuk meningkatkan servis di Bandara Juanda Surabaya."Terimakasih untuk IIAC yang mau bekerjasama dengan Angkasa Pura I.Poin dari kerjasama ini bagaimana Incheon meningkatkan level of servis operasi dan meningkatkan passanger spending rate," kata Tommy.Tommy menjelaskan bentuk kerjasamanya yakni konsultasi operasi untuk meningkatkan customer satisfaction indeks (CSI) non aeronautika. "Ukurannya passanger spending rate. Kalau kita capai target, kita bayar sesuai pertumbuhannya," tutur Tommy.Menurut Tommy, di bandara-bandara maju, salah satunya Korea Selatan yang dikelola Incheon, pendapatan dari non aero mencapai 6o% dari total pendapatan bandara. Pendapatan non aero itu antara lain toko-toko ritel, duty free, food and beverage.Herry Bakti mengatakan regulator mendukung kerjasama seperti ini. "Kami mendukung sepenuhnya untuk IIAC dan AP I, sangat bagus bekerjasama untuk meningkatkan pendapatan non aero, IIAC merupakan perusahaan pengelola bandara terbaik di dunia," tuturnya.Dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI), lanjut Herry, akan dilakukan percepatan pengembangan sejumlah infrastruktur, diantaranya Bandara di Lampung, Samarinda, dan Belitung. Ketiga bandara ini akan dipercepat perkembangannya karena berkaitan dengan pariwisata. Sudah ada investor asal Korea yakni Samsung Corporation yang menyatakan minatnya.(api)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top