Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kunjungi Glasstech Asia 2011 di Kemayoran

JAKARTA: Pameran industri kaca Glasstech Asia 2011 yang berlangsung mulai hari ini hingga 25 November di Jakarta International Expo, Kemayoran, ditargetkan dikunjungi 5.000 tamu dari dalam dan luar negeri.Pameran industri kaca terbesar se-Asia Pasifik
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 23 November 2011  |  10:41 WIB

JAKARTA: Pameran industri kaca Glasstech Asia 2011 yang berlangsung mulai hari ini hingga 25 November di Jakarta International Expo, Kemayoran, ditargetkan dikunjungi 5.000 tamu dari dalam dan luar negeri.Pameran industri kaca terbesar se-Asia Pasifik tersebut diikuti oleh 192 perusahaan dari 26 negara. Acara ini menampilkan berbagai produk terkini dalam industri kaca, dan mesin-mesin berteknologi canggih yang dipakai dalam industri tersebut.Kegiatan itu diselenggarakan oleh Conference & Exhibition Management Cervices Pte Ltd (CEMS).Samuel Rumbayan, Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP), mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pemain utama di dunia dalam industri kaca. Saat ini saja produksi kaca Indonesia pertahun mencapai 1,4 juta ton. Sebanyak 35-40% untuk pasar ekspor, dan selebihnya diserap pasar lokal."Jumlah tersebut masih bisa ditingkatkan lagi. Karena itu, pameran Glasstech Asia 2011 merupakan kesempatan yang baik, dan harus menjadi daya dongkrak bagi industri kaca kita untuk bisa lebih meroket," ujar Samuel kemarin.Menurut dia, dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah pameran ke-9 Glasstech Asia ini, karena negeri ini merupakan produsen kaca yang cukup besar."Pada 2015 Indonesia bisa berada di depan di antara negara-negara produsen kaca dunia, terutama dalam teknologi pembuatan kaca untuk produk otomotif," katanya.Selama ini pasar ekspor kaca Indonesia adalah Selandia Baru, Australia, Jepang, dan negara di Asean. "Salah satu kompetitor kita dalam produksi kaca ini adalah China," ungkapnya.Samuel menuturkan melalui pameran ini industri kaca Indonesia dapat mengetahui teknologi kaca terbaru, tanpa harus pergi ke luar negeri, sehingga memicu gairah industri kaca lokal. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top