Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terganjal izin, BIP masih bisa gelar KTT APEC

DENPASAR: Koordinator Pengembangan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Koridor V Jero Wacik masih optimistis Konferensi Tingkat Tinggi APEC pada 2013 akan diselenggarakan di Bali International Park.
Matroji
Matroji - Bisnis.com 22 November 2011  |  14:07 WIB

DENPASAR: Koordinator Pengembangan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Koridor V Jero Wacik masih optimistis Konferensi Tingkat Tinggi APEC pada 2013 akan diselenggarakan di Bali International Park.

 
Berdasar informasi yang diperoleh Bisnis dari Kementerian Luar Negeri, penyelenggaraan KTT APEC 2013 tidak akan dilaksanakan menggunakan BIP karena pembangunannya masih terganjal izin.
 
Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata ini memaparkan masih belum ada surat keputusan penggantian tempat yang ditunjuk. “Selama masih belum diganti, kita mengacu pada surat yang terbit sebelumnya,” katanya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.
 
Pembangunan infrastruktur bangunan penyedia lokasi KTT Apec ini tercatat sesuai dengan Keputusan Presiden No 29/2010 yang ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. KM.6/UM.001/MKP/2011 tanggal 1 Januari 2011 tentang pembangunan BIP sebagai lokasi pelaksanaan APEC Summit 2013. Persetujuan Pengalihan Hak Atas Tanah PT Citra Tama Selaras kepada PT Jimbaran Hijau juga diterbitkan oleh Gubernur Bali.
 
Saat ini, Jero masih tercatat sebagai Koordinator MP3EI Koridor V untuk kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Pada koridor ini, Jero bertanggung jawab atas pengembangan seluruh infrastruktur dan
investasi di wilayah dengan potensi wisata terbesar di Indoneisa ini.
 
Sementara itu, perusahaan konstruksi yang menggarap proyek Bali International Park, PT Jimbaran Hijau, mengaku pasrah jika Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pasific Economic Cooperation 2013 tidak jadi diselenggarakan di Bali International Park.
 
Pemilik PT Jimbaran Hijau Frans Bambang Siswanto mengatakan bahwa hingga saat ini manajemen masih belum mendengar kabar apapun dari pemerintah, termasuk gagalnya penyelenggaraan KTT APEC 2013 menggunaan lokasi Bali International Park. “Saat ini semua sudah selesai. termasuk perizinan dan masalah pajak. Namun kami akan mengikuti semua keputusan dari
pemerintah.”
 
Jimbaran Hijau berencana membangun Bali International Park di tanah seluas 250 hektare di Jimbaran, Kabupaten Badung. Mega proyek BIP ini, lanjut dia, sudah sesuai dengan Keputusan Presiden No 29/2010 yang ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan dan
Pariwisata No. KM.6/UM.001/MKP/2011 tanggal 11 Januari 2011 tentang pembangunan BIP sebagai lokasi pelaksanaan APEC Summit 2013.
 
Frans pun dikabarkan sudah melaksanakan alih kepemilikan tanah yang dikehendaki pemerintah Kabupaten Badung dari PT Citra Tama Selaras ke PT Jimbaran Hijau sebagai pengelola BIP. Padahal kedua perusahaan itu berada dalam satu induk.
 
Berdasarkan masterplan, BIP akan dibangun sebanyak 23 rumah untuk kepala negara, convention hall/gedung pertemuan berkapasitas 10.000 orang serta 200 kondotel. BIP rencanaya akan dibangun di kawasan Jimbaran, Badung dengan estimasi biaya sebesar US$280 juta. (ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top