Potensi bisnis benih holtikultura diprediksi Rp600 miliar

BANDUNG: Potensi bisnis benih holtikultura di Indonesia diperkirakan Rp600 miliar per tahun namun belum tergarap secara serius.Corporate Communications Manager Ewindo PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Retha A. Dotulong mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 September 2011  |  19:06 WIB

BANDUNG: Potensi bisnis benih holtikultura di Indonesia diperkirakan Rp600 miliar per tahun namun belum tergarap secara serius.Corporate Communications Manager Ewindo PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Retha A. Dotulong mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap kebutuhan benih holtikultura pihaknya menggandeng sekitar 7.000 petani benih di Jabar dan Jatim. “Sejauh ini peluang untuk bisnis benih hortikultur sangat terbuka lebar dan prospek juga cukup potensial,” kata Retha, hari ini.Sebagai pelaku industri benih nasional, lanjut dia, Ewindo kini menguasai sekitar 45% pasar benih yang ada di Indonesia dengan mayoritas di wilayah Jawa.Dia menjelaskan, selama 2011Ewindo mampu menghasilkan sekitar 160 varietas benih unggul, di antaranya benih tomat, cabe, jagung, mentimun, kangkung serta melon dan semangka.Benih tersebut dikembangkan di Lembang Kabupaten Bandung Barat, Wanayasa serta Purwakarta, dengan pengembangan benih yang mencakup kebutuhan tanaman hortikultur di dataran tinggi maupun dataran rendah.Sementara untuk Jabar benih yang menjadi unggulan adalah tomat, dengan tempat pengembangan riset benih komoditas ini dikerjasamakan dengan SLB Agro Industri di Cisarua Kabupaten Bandung Barat."Lahan seluas 5 ha ditanami dengan tomat yang pengelolaannya melibatkan guru dan siswa SLB Agro Industri, dan kerjasama ini merupakan yang pertama kali dirintis," jelas dia.Menurut dia, dalam kerjasama tersebut pihaknya memberikan bekal keahlian di bidang hortikultur yang dapat dimanfaatkan bagi masa depan anak didik yang berkebutuhan khusus tersebut. Lahan yang ada, ujar dia, dimanfaatkan sebagai riset benih tanaman sementara hasilnya dipergunakan untuk kebutuhan SLB Agro Industri.Hasil panen tomat tersebut langsung didistribusikan ke pasar dan dari sebatang pohon menghasilkan Rp13 juta per tahun dari 800 pohon tomat.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Irvan Christianto

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top