Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Surabaya ditawarkan konsep 'bus layang'

SURABAYA: PT Zebra Nusantara Tbk menawarkan konsep angkutan umum "bus layang" kepada Pemkot Surabaya sebagai alternatif mengatasi kemacetan di kota tersebut.Luli Widharmadi, CEO PT Zebra Nusantara, mengklaim alternatif ini lebih murah dibandingkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 September 2011  |  16:37 WIB

SURABAYA: PT Zebra Nusantara Tbk menawarkan konsep angkutan umum "bus layang" kepada Pemkot Surabaya sebagai alternatif mengatasi kemacetan di kota tersebut.Luli Widharmadi, CEO PT Zebra Nusantara, mengklaim alternatif ini lebih murah dibandingkan dengan alternatif lainnya seperti busway, subway dan monorail."Investasi 'bus layang' ini hanya sekitar 15% dari investasi untuk pembangunan infrastruktur subway," katanya kepada wartawan, hari ini.Nilai investasi untuk subway berkisar US$100 juta per km, sedangkan monorail sekitar US$50 juta.'Bus layang' ini berbentuk seperti sebuah 'terowongan berjalan', di mana para pengguna jalan lainnya tetap bisa menggunakan jalur yang sama, tanpa terganggu keberadaan 'bus layang' tersebut. Kendaraan ini diperkirakan mampu mengangkut kurang lebih 1.200 orang dan digerakkan dengan tenaga listrik. Konsep ini sudah diterapkan di China, Spanyol, hingga Brasil."Masa konstruksi juga relatif cepat, hanya sekitar satu tahun. Selain itu, di konsep ini tersedia escape system untuk keadaan darurat," jelas Luli.Namun, Luli mengakui sejauh ini belum ada tanggapan dari pemkot Surabaya, karena masih dalam tahap sosialisasi. Menurutnya, jika lancar, konsep ini bisa mulai dioperasikan Januari 2013.Setiap tahun volume pertumbuhan kendaraan bermotor di Surabaya mencapai 10%-12%, sementara pertumbuhan jalan tidak sebanding. Dengan kondisi ini, dikhawatirkan 2013 mendatang Surabaya mengalami kemacetan total. (24/tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum N

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top