Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Australia tetapkan KSPS Setia Kawan jadi koperasi percontohan

SURABAYA: Pemerintah Australia menetapkan Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan, Nongkojajar, Kab. Pasuruan, Jawa Timur, sebagai koperasi percontohan teknis budidaya sapi perah bagi lembaga sejenis di kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Papua
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 September 2011  |  07:29 WIB

SURABAYA: Pemerintah Australia menetapkan Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan, Nongkojajar, Kab. Pasuruan, Jawa Timur, sebagai koperasi percontohan teknis budidaya sapi perah bagi lembaga sejenis di kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Papua Nugini.Ketua KPSP Setia Kawan Kusnan menjelaskan kegiatan usaha peternakan sapi perah yang dikembangkan koperasi tersebut sejak puluhan tahun lalu menarik perhatian Pemerintah Australia untuk ditularkan bagi petani peternak lain di negara-negara yang bertetangga dengan KTI.Soalnya, lanjut dia, kegiatan berternak sapi perah telah mampu meningkatkan pendapatan para petani, sekaligus berdampak terhadap perekonomian di perdesaan. Produksi susu dipasok ke industri pemroses susu (IPS) seperti PT Nestle Indonesia dan Pusat Koperasi Industri Susu (PKIS) Sekar Tanjung, yang keduanya mengoperasikan pabrik di Kab. Pasuruan.Selain itu, kegiatan ternak sapi perah juga dapat memperbaiki lingkungan melalui pemanfaatan kotoran ternak tersebut untuk diproses menjadi pupuk organik serta biogas.“Duta Besar Australia beberapa waktu lalu telah datang ke sini (kantor KPSP Setia Kawan dan wilayah Nongkojajar) dan menetapkan kami sebagai pusat percontohan teknis budidaya sapi perah bagi KTI, Papua Nugini dan Timor Leste. Kegiatan itu didanai Pemerintah Australia,” ujarnya, kemarin.Menurut Kusnan, telah banyak peternak sapi perah asal beberapa daerah di KTI telah datang ke KPSP Setia Kawan guna mempelajari beberapa aspek terkait usaha tersebut a.l. teknis budidaya serta pemanfaatan kotoran sapi untuk biogas.“Tidak lama lagi para petani peternak sapi asal Papua Nugini dan Timor Leste akan dikirim ke sini dengan didanai Pemerintah Australia,” paparnya.KPSP Setia Kawan kini beranggotakan 7.400 petani peternak dengan kepemilikan sapi perah sebanyak 17.000 ekor dan menghasilkan susu segar rata-rata 62 ton per hari. Omzet koperasi tersebut pada 2010 senilai Rp116 miliar berasal dari penjualan susu segar ke IPS, usaha simpan pinjam, pertokoan dan jasa. Asetnya senilai Rp53 miliar.Koperasi tersebut merupakan salah satu dari 51 koperasi susu yang tergabung Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Timur. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A. Chevny

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top