Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gapensi minta subsidi energi direlokasi ke infrastruktur

JAKARTA: Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) meminta pemerintah mengalihkan subsidi energi  untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.Ketua Umum Gapensi Soeharsojo mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Agustus 2011  |  19:09 WIB

JAKARTA: Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) meminta pemerintah mengalihkan subsidi energi  untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.Ketua Umum Gapensi Soeharsojo mengatakan belanja modal dalam APBN masih kurang besar karena masih banyaknya dana yang dialokasikan untuk kepentingan subsidi sehingga dapat menghambat pembangunan infrastruktur.Apalagi, subsidi yang dikeluarkan pemerintah seperti listrik, dan BBM belum diberikan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketidaktepatan sasaran alokasi tersebut, sambungnya, jutsru akan membuat niat pemerintah untuk menjadikan 2012 sebagai tahun infrastruktur akan sulit tercapai."Mengamati semakin besarnya belanja subsidi energi/BBM yang mengakibatkan berkurangnya belanja modal khususnya anggaran infrastruktur, Mukernas Gapensi mengusulkan kebijakan pengurangan subsidi untuk dialihkan ke dalam infrastruktur,” ucap Harsojo di Wisma Gapensi, akhir pekan lalu.Menurutnya bila pemerintah mampu mengalihkan subsidi energi untuk pembangunan infrastruktur, maka kontribusi pemerintah dalam pembangunan yang selama ini terlalu mengandalkan peran dari sektor swasta, dapat meningkat bahkan saling bersinergis antara pemerintah dan swasat.Selain itu, sambungnya, dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur dapat dipastikan ekonomi nasional akan meningkat, tingkat penyerapan tenaga kerja akan bertambah dan dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan juga pengangguran. "Tingkat daya saing industri dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia," katanya.Oleh karena itu dia sangat berharap rencana pemerintah untuk menghapus energi dapat segera terealisasi sehingga percepatan pembangunan infrastruktur yang saat ini tertinggal, dapat segeraterwujud.Seperti diketahui, subsidi energi pada APBN tahun ini sebesar Rp195,288 triliun atau lebih tinggi dibandingkan dengan rencana pemerintah dalam APBNP sebesar Rp187,2 triliun. Sedangkan total belanja modal pada RAPBN 2012 sebagaimana disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya sebesar Rp168,1 triliun.Sebagian besar dari anggaran yang masih lebih kecil dari subsidi energi pada APBN 2011 ini untuk menunjang pembangunan infrastruktur. Namun, untuk subsidi energi di RAPBN 2012, diperkirakan dan disebut-sebut bisa menembus angka Rp180 triliun lagi. (Dewi Andriani/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top