Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BKPM akan promosi investasi di Rusia

JAKARTA: Badan Koordinasi Penanaman Modal akan menggelar promosi investasi di Rusia guna menggenjot investasi dari negara tersebut untuk masuk ke sejumlah sektor bisnis, terutama infrastruktur. Deputi Bidang Promosi BKPM Himawan Hariyoga mengatakan sejauh
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 April 2011  |  08:55 WIB

JAKARTA: Badan Koordinasi Penanaman Modal akan menggelar promosi investasi di Rusia guna menggenjot investasi dari negara tersebut untuk masuk ke sejumlah sektor bisnis, terutama infrastruktur. Deputi Bidang Promosi BKPM Himawan Hariyoga mengatakan sejauh ini banyak investor asal Rusia yang ingin masuk ke Indonesia, untuk menanamkan modalnya ke sektor pertambangan.Karena Indonesia memiliki agenda untuk meningkatkan infrastruktur, kami akan mengajak investor asal Rusia untuk ikut masuk ke sektor tersebut. Ada beberapa investor asal negara itu yang menyatakan minatnya masuk ke pembangunan rel kereta api, ujarnya hari ini.Menurut Himawan, investor Rusia yang tercatat menanamkan modalnya ke Indonesia belum begitu banyak jika dibandingkan dengan negara-negara yang masuk dalam lima besar berinvestasi ke Tanah Air.Pemerintah ingin membidik Rusia lantaran negara tersebut memiliki potensi yang besar untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Ke depan diharapkan Negara Beruang Merah masuk ke dalam sepuluh besar negara yang terbanyak menanamkan investasinya di Tanah Air.Total modal yang ditanamkan investor asal Amerika Serikat sejauh ini berada di kisaran US$930 juta sepanjang 2010. Sementara Rusia jumlahnya jauh dari yang dicatat oleh Amerika Serikat, lanjut Himawan.Sementara itu hingga ahir kuartal I/ 2011, Singapura tercatat menjadi negara asing penanam modal terbesar di Indonesia pada kuartal I/2011, dengan julmah modal yang ditanam sebesar US$1,14 miliar untuk 142 proyek.Investasi terbesar berikutnya pada pada periode tersebut adalah Amerika Serikat sebesar US$359,1 juta dengan 24 proyek, Jepang dengan investasi US$345,2 juta dan 78 proyek, British Virgin Islands dengan investasi US$198,3 juta dan 30 proyek, dan Inggris sebesar US$163 juta dan 36 proyek.Secara persentase total investasi dari lima besar tersebut mencapai 51,1% dari keseluruhan investasi penanaman modal asing (PMA) yang masuk ke Indonesia pada kuartal pertama tahun ini.Jika ditotal investasi dari lima besar tersebut mencapai US$2,19 miliar dengan 592 proyek. Adapun total PMA yang masuk ke Tanah Air pada kuartal tersebut sebesar US$4,39 miliar dengan 902 proyek.Secara keseluruhan realisasi investasi PMA dan PMDN pada kuartal pertama tahun ini yang mengalami peningkatan 27,3% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dari Rp42,1 triliun naik ke Rp53,6 triliun. (dj)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top