Bisnis MICE diprediksi bertumbuh positif

JAKARTA: Bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) pada tahun depan diprediksi bertumbuh positif, terdongkrak oleh 600 pertemuan internasional yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia.
Ria Indhryani | 29 Desember 2010 09:45 WIB

JAKARTA: Bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) pada tahun depan diprediksi bertumbuh positif, terdongkrak oleh 600 pertemuan internasional yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia.

Panca R Sarungu, CEO Raja Mice, mengatakan posisi Indonesia sebagai Ketua Bidang Pariwisata Asean juga ikut mempengaruhi kegairahan bisnis MICE, termasuk pameran pariwisata.Industri wisata tahun depan benar-benar cerah, tinggal kita kreatif menawarkan event-event baru yang dibutuhkan masyarakat maupun industri wisatanya, ujarnya, hari ini.Sejak tahun lalu, Raja Mice fokus mengembangkan pameran wisata di Jakarta dan pada tahun ini telah diselenggarakan delapan kegiatan untuk memudahkan masyarakat membeli paket wisata liburan sekolah maupun akhir tahun.Panca optimistis Raja Mice mampu memperbanyak penyelenggaraan pameran pariwisata hingga dua kali lipat pada 2011 menjadi 16 kegiatan, yang tidak terbatas di Jakarta tetapi juga diperluas ke Bandung, Surabaya dan Medan sebagai kota potensial sumber wisatawan.Selama ini masyarakat umumnya membeli paket pariwisata lewat biro perjalanan wisata atau situs-situs travel di internet. Namun, sejak 3 tahun terakhir Raja Mice secara konsisten membuat saluran distribusi baru melalui hotel, perusahaan penerbangan, dan biro perjalanan dalam satu atap pameran wisata.Responsnya bagus dan sepanjang 2010, pameran yang kami selenggarakan selama 3 hari bisa dikunjungi 30.000-40.000 pengunjung, ujarnya.Menurut dia, berwisata kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan masyarakat makin paham mendapatkan banyak manfaat pada momen pameran, mulai dari diskon menarik, paket-paket yang bersifat value for money, hingga hadiah menarik.Tahun ini, Raja Mice menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair(GATF), Indonesia, Hotel and Travel fair (IHTF), Indonesia MICE and Corporate Travel Mart(IMCTM), hingga BCA Travel Fair yang mendorong sinergi dan menyatukan kalangan industri wisata.Pada tahun depan, Raja Mice menciptakan pameran dengan segmen khusus yaitu Pameran Wisata Religi Indonesia (PWRI) atau disebut Indonesian Pilgrimage Travel Fair, disusul penyelenggaraan Indonesia E Tourism Summit, satu event yang baru pertama kali pula diadakan di Indonesia.Selama ini wisata hanya identik dengan menikmati keindahan pantai, gunung, atau kota tua. Padahal setiap negara hampir memiliki berbagai pilihan wisata lain yang bisa dinikmati oleh kalangan dari berbagai suku bangsa, ras, maupun agama dalam paket wisata religi ungkapnya.Rendahnya promosi wisata religi membuat tidak banyak wisatawan yang mengetahui tentang keunikan jenis wisata satu ini. Hal ini juga yang akhirnya membuat wisatawan jarang melakukan wisata religi.Upaya untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan paket wisata bertema religius yang menarik namun terjangkau, pihaknya akan gelar PWRI pada 21-23 Januari 2011, di Balai Kartini, Jakarta."PWRI 2011 diadakan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk mendapatkan informasi perjalanan wisata religi sekaligus membiasakan calon pelancong dalam melakukan pembukuan lebih awal untuk perjalanan wisata religi dengan harga spesial dan program cicilan, kata Panca.Untuk menjalankan program ini, PWRI akan didukung oleh sebuah Bank nasional yang akan ditunjuk. "Sebagai pameran wisata religi pertama, kami menargetkan penjualan sebesar Rp 15 miliar dengan target pengunjung sebanyak 20.000 orang," ungkap Panca. (mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top