Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas BLBI Arahan Mahfud MD Amankan Tanah Sitaan dari Sjamsul Nursalim

Sjamsul Nursalim merupakan obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Dewa Rutji.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  12:29 WIB
Satgas BLBI Arahan Mahfud MD Amankan Tanah Sitaan dari Sjamsul Nursalim
Ilustrasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud Md (kiri) bersama Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Rionald Silaban (kedua kanan) dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) saat membuka tirai plang sita di Klub Golf Bogor Raya, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022). ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) yang menempatkan Mahfud MD sebagai Ketua Dewan Pengarah kembali melakukan penyitaan atas aset properti berupa tanah beserta bangunan seluas 41.605 m2 di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Dengan patokan lapangan sepak bola yang banyak digunakan adalah 7.140 meter persegi maka luas lahan yang disita setara hampir 6 kali lapangan sepak bola standar.

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban menyampaikan aset tersebut berasal dari eks Bank Dewa Rutji (BBKU) dengan obligor Sjamsul Nursalim. Penyitaan akan diperhitungkan sebagai pengurang kewajiban Bank Dewa Rutji (BBKU) atas Obligor Sjamsul Nursalim oleh BPPN.

“Aset ini telah menjadi kekayaan negara yang telah tercatat di Laporan Keuangan Pemerintah Pusat/Laporan Keuangan Transaksi Khusus sejak 2009,” katanya dalam siaran pers, Rabu (10/8/2022).

Rionald menjelaskan, penguasaan fisik aset properti eks BLBI melalui pemasangan plang dilakukan oleh Satgas BLBI bersama dengan Kanwil DJKN/KPKNL dan dengan pengamanan dari Satgas Gakkum BLBI Bareskrim Polri, Polresta Bandarlampung, Polsek Panjang.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Pokja Tanah/Bangunan Satgas BLBI Djanurindro, didampingi oleh Tim Satgas Gakkum BLBI Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Bagus Suropratomo, AKBP Richard, AKBP Nona Pricillia Ohei, serta Kepala Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu, dan Kepala KPKNL Bandar Lampung.

“Aset properti eks BLBI di atas, telah menjadi milik/kekayaan negara dan menjadi prioritas penanganan oleh Satgas BLBI,” jelas Rionald.

Dia menambahkan, atas aset-aset yang telah dilakukan penguasaan fisik ini, akan dilakukan optimalisasi pengelolaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk tahap berikutnya, Satgas BLBI telah merencanakan tindakan penguasaan fisik atas aset properti yang tersebar di beberapa kota/kabupaten di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus blbi Satgas BLBI mahfud md
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top