Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai 1 Oktober 2020 akan memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen untuk setiap produk digital baik barang maupun jasa dari luar negeri yang dibeli melalui Shopee. - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Lihat Foto
Premium

Tarif PPN Sudah Dikerek, Daya Pungut Pemerintah Masih 'Melempem'

Daya pungut pemerintah atas PPN yang tecermin di dalam Value Added Tax (VAT) gross collection ratio masih amat terbatas, bahkan tak jauh berbeda dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu.
Tegar Arief & Wibi Pangestu Pratama
Tegar Arief & Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com
21 Juni 2022 | 08:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kemampuan pemerintah untuk mengoptimalisasi potensi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai pada tahun ini terbilang masih stagnan meskipun tarif pajak atas konsumsi dinaikkan dari 10 persen menjadi 11 persen tahun ini.

Hal ini tak lepas dari sejumlah faktor, mulai dari adanya fasilitas pengecualian atau pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga kebijakan restitusi dipercepat.

Pemerintah mengeklaim daya beli masyarakat jauh lebih baik dibandingkan dengan 2 tahun terakhir, menyusul padatnya insentif fiskal dalam rangka merangsang gairah konsumsi.

Namun, faktanya daya pungut pemerintah atas PPN yang tecermin di dalam Value Added Tax (VAT) gross collection ratio masih amat terbatas, bahkan tak jauh berbeda dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu.

Berdasarkan penghitungan Bisnis, dengan mengacu pada outlook penerimaan PPN tahun ini di angka Rp638,99 triliun dan konsumsi rumah tangga tumbuh di kisaran 4,8 persen—5,3 persen, VAT gross collection ratio sekitar 65,70 persen — 66,01 persen.

Angka tersebut diperoleh dengan menggunakan asumsi tarif PPN sepanjang tahun ini masih sebesar 10 persen. Sementara itu, apabila menggunakan asumsi tarif PPN sepanjang 2022 sebesar 11 persen, maka VAT gross collection ratio di kisaran 59,72 persen—60,01 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top