Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hindari Bea Cukai, Kemenkeu India Denda Xiaomi

Dengan tidak menambahkan 'royalty dan biaya lisensi' ke dalam nilai transaksi, Xiaomi India telah menghindari bea cukai sebagai pemilik manfaat dari ponsel impor tersebut, suku cadang dan komponennya.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 07 Januari 2022  |  14:33 WIB
Tampilan Xiaomi Redmi Note 10 5G - GSM Arena
Tampilan Xiaomi Redmi Note 10 5G - GSM Arena

Bisnis.com, JAKARTA - India telah menuntut perpanjangan tangan produsen ponsel pintar China Xiaomi untuk membayar pajak impor senilai 6,53 miliar rupee (US$87,8 juta), menyusul temuan dari penyelidikan pihak terkait.

Direktorat Intelijen Pendapatan melakukan penyelidikan yang mengarah pada alasan Xiaomi India, ungkap Kementerian Keuangan India, Rabu (5/1/2022).

“Selama penyelidikan, terungkap lebih lanjut bahwa 'biaya royalti dan lisensi' yang dibayarkan oleh Xiaomi India ke Qualcomm USA dan ke Xiaomi Mobile Software Co. Ltd., China [pihak terkait Xiaomi India] tidak ditambahkan dalam nilai transaksi. barang yang diimpor oleh Xiaomi India dan produsen kontraknya,” kata otoritas terkait seperti dilansir CNBC.

Dengan tidak menambahkan 'royalti dan biaya lisensi' ke dalam nilai transaksi, Xiaomi India telah menghindari bea cukai sebagai pemilik manfaat dari ponsel impor tersebut, suku cadang dan komponennya.

Setelah menyelesaikan penyelidikan, DRI mengeluarkan tiga pemberitahuan kepada Xiaomi terkait pengembalian uang sebesar 6,53 miliar rupee untuk periode antara April 2017 dan Juni 2020. Pemberitahuan ini merupakan jenis perintah pengadilan yang mengharuskan satu atau lebih pihak untuk kasus untuk membenarkan, menjelaskan atau membuktikan sesuatu ke pengadilan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india xiaomi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top