Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Joko Widodo meninjau lahan yang akan dijadikan "Food Estate" atau lumbung pangan baru di Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Premium

Dunia Dihadapkan Kenaikan Harga Pangan, Bagaimana Indonesia Merespons?

07 Juni 2021 | 18:06 WIB
Dunia kini sedang dihadapkan pada kenaikan harga pangan dunia, yang berpeluang menekan perekonomian beberapa negara pascatertekan oleh pandemi Covid-19

Bisnis.com,  JAKARTA - Dunia kini sedang dihadapkan pada kenaikan harga pangan yang mencapai level tertingginya dalam sedekade terakhir.

Hal itu setidaknya tercermin melalui laporan terbaru dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Dalam indeks harga pangan (FFPI) bulanan yang dirilis pada 3 Juni menunjukkan lonjakan signifikan indeks untuk pertama kalinya sejak Oktober 2010. FFPI naik 4,8 persen dari 121,3 pada April menjadi 127,1 pada Mei 2021.

Kenaikan tersebut sekaligus menempatkan indeks harga pangan dunia pada posisi tertingginya sejak September 2011. Indeks ini juga hanya 7,6 persen lebih rendah dibandingkan dengan rekor tertinggi sebesar 137,6 poin yang tercatat pada Februari 2011.

Hal ini meningkatkan kekhawatiran atas tagihan belanjaan yang membengkak pada saat ekonomi di banyak negara tengah berjuang untuk mengatasi krisis Covid-19.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top