Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kelompok Djarum menyulap kawasan eks Hotel Indonesia menjadi Hotel Kempensky, Grand Indonesia, Menara BCA dan Apartement. - Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Historia Bisnis: Akhir Gejolak Karyawan HI Setelah Grand Indonesia Dikelola Djarum

11 Mei 2021 | 16:17 WIB
PT Cipta Karya Bumi Indah yang bermarkas di Kudus merupakan bagian dari konglomerasi Djarum memenangkan lelang pengelolaan kawasan Hotel Indonesia selama 30 tahun.

Bisnis.com, JAKARTA - Serikat pekerja dan direksi PT Hotel Indonesia Natour (persero) akhirnya sepakat memprioritaskan mantan karyawan Hotel Indonesia (HI) dan Inna Wisata (IW) saat merekrut 8.000 karyawan baru untuk kawasan Grand Indonesia.

Hotel Indonesia Natour pada 2004 memutuskan menyerahkan pengelolaan kawasan Hotel Indonesia kepada swasta. Saat itu, pengelola swasta yang memenangkan pengelolaan jantung Jakarta itu adalah PT Cipta Karya Bumi Indah yang bermarkas di Kudus. 

Perusahaan dalam kelompok Djarum Group ini kemudian membangun pusat perbelanjaan Grand Indonesia dan renovasi Hotel Indonesia menjadi hotel bintang 5 dengan nama Hotel Indonesia Kempinski.  

Dalam proses alih kelola selama 30 tahun itu, maka dilakukan pembaharuan kontrak bagi karyawan Hotel Indonesia dan Inna Wisata. Kondisi yang membawa gejolak dalam perusahaan BUMN itu. 

Kondisi alih karyawan ini menjadi laporan Bisnis Indonesia edisi 11 Mei 2004. Saat itu, berita diturunkan dengan tajuk 'Pesangon karyawan HI disepakati'. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top