Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi - Industri petrokimia. - Antara / Yudhi Mahatma
Premium

Menanti Kawasan Industri Kembali Berseri

15 Maret 2021 | 06:00 WIB
Pada tahun ini, sejumlah harapan bagi industri pengolahan berdengung. Mampukah membuat kawasan industri kembali berseri?

Bisnis.com,JAKARTA — Pagebluk Covid-19 yang menghantam keras sektor manufaktur berimbas pada lemahnya permintaan kawasan industri pada tahun lalu. Himpunan Kawasan Industri (HKI) mencatat tahun lalu penyerapan kawasan industri wilayah Jabodetabek dan Karawang hanya sebesar 150 hektare atau 42,8 persen dari serapan 2019 yang sebesar 350 hektare.

Pada tahun ini, HKI memperkirakan penyerapan belum akan kembali normal seperti 2019. Asosiasi memperkirakan permintaan hanya akan berkisar pada level 250 hektare.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar mengatakan sebagian investor pada tahun lalu lebih memilih posisi wait and see. Meski sebagian investor dari sektor tertentu malah sebaliknya, melihat ada peluang yang akan lebih baik usai pandemi Covid-19.

Sektor tertentu itulah yang mendorong kinerja kawasan industri kendati pandemi belum usai. "Mereka di antaranya sektor makanan dan minuman, FMCG, juga sejumlah sektor dengan produk pampers, farmasi, dan kimia tentunya," kata Sanny kepada Bisnis, Minggu (14/3/2021).

Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum HKI ini pun menilai pada tahun lalu kegiatan digitalisasi yang meningkat membuat investor yang berkaitan dengan bisnis data center mulai serius menjajaki kawasan industri tanah air.

Seiring dengan hal tersebut, permintaan untuk kegiatan logistik yakni pergudangan juga mulai meningkat. Pasalnya, tahun lalu, pembatasan yang terjadi di sejumlah wilayah dan negara turut membuat kegiatan ekspor dan impor terhambat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top