Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Siapkan Mitra Strategis untuk Holding Baterai

Pertamina tengah menjajaki dengan penyedia teknologi baterai listrik bersamaan dengan proses pembentukan holding baterai yang dijadwalkan selesai pada Juni 2021.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  20:46 WIB
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\r\n
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) disebut berperan untuk menyiapkan mitra strategis untuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik yang dijalankan oleh Indonesia Holding Battery (IHB).

SVP Strategy & Investment Pertamina Daniel S. Purba mengatakan bahwa pihaknya tengah menjajaki dengan penyedia teknologi baterai listrik bersamaan dengan proses pembentukan holding baterai yang dijadwalkan selesai pada Juni 2021.

"Kami dengan pemilik teknologi baterai juga sedang mendiskusikan HoA [head of agreement]. Jadi, saat ini PT [holding] ini selesai kita langsung tanda tangan dengan calon partner," katanya dalam acara Prospek Pembentukan Holding Baterai, Kamis (4/3/2021).

Daniel mengatakan bahwa pemilihan mitra strategis memiliki peran penting dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. Menurutnya, untuk di dalam negeri belum ada perusahaan yang memiliki pengalaman dalam pengembangannya.

Selain itu, masih terbatasnya peminat baterai menjadi masalah yang harus dipecahkan melalui kemitraan strategis. Hal itu agar rantai bisnis baterai kendaraan listrik bisa berjalan mulai dari hulu hingga ke manufaktur kendaraan listrik.

"Secara paralel kami juga melakukan negosiasi baterai company yang punya pengalaman dan teknologi, network, pasar, di balik calon partner ini mereka harus bicara dengan pembeli baterai ini nantinya, dengan car manufacturing-nya atau pun motorcyle manufacturing," ungkapnya.

Adapun, LG Chem Ltd dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) merupakan calon mitra strategis yang akan digandeng dalam proyek baterai kendaraan listrik.

Investor asal Korea Selatan dan China itu berpotensi menjadi mitra Indonesia Battery Holding atau Indonesia Battery Corporation yang akan dibentuk untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik (baterai EV) secara terintegrasi dari hulu hingga hilir senilai US$13,4 miliar—US$17,4 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina Baterai Mobil Listrik
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top