Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPnBM Nol Persen Jadi?, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani

PPnBM 0 persen berlaku untuk kendaraan penumpang 4x2, termasuk sedan, berkubikasi mesin kurang dari 1.500 cc yang diproduksi di dalam negeri.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  13:43 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memiliki rencana memberikan pembebasan dan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Pada bulan depan hingga Mei 2021, pajak barang mewah mobil tertentu akan ditanggung penuh oleh pemerintah. 

Dengan demikian konsumen otomotif tidak membayar PPnBM alias 0 persen. Pada tiga bulan selanjutnya, Juni-September, pemerintah akan menanggung 50 persen PPnBM, dan Oktober-November pajak yang ditanggung pemerintah sebesar 25 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa aturan pelaksanaan terkait insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) masih dalam pembahasan instansinya.

“Kita akan segera keluarkan. Sekarang dalam proses finalisasi dan harmonisasi. Seperti yang ditegaskan, ini akan berlaku mulai 1 maret,” katanya pada konferensi virtual APBN KITA, Selasa (23/2/2021).

Sementra itu pelaku usaha meyakini PPnBM serta diskon uang muka untuk kendaraan bermotor bakal tetap memberi dampak positif bagi perekonomian. Seperti diketahui, selain memberikan insentif pajak, pemerintah juga memberikan keringanan uang muka hingga 0 persen.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto mengharapkan kehadiran stimulus ini bisa mengembalikan performa industri kendaraan bermotor (KBM) dan komponennya ke situasi normal. Dengan demikian, para pekerja di sektor ini dapat kembali bekerja secara penuh.

Jongkie pun optimistis kehadiran stimulus bisa mendorong realisasi target penjualan kendaraan bermotor tahun ini yang ditaksir bisa menembus 750.000 unit. Sepanjang tahun lalu, penjualan wholesales kendaraan bermotor berbagai kategori hanya mencapai 532.407 unit, turun drastis dibandingkan dengan penjualan sepanjang 2019 yang menembus 1,03 juta unit.

“Kami harap bisa mengerek penjualan sehingga industri terkait bisa bekerja normal. Dengan demikian para karyawan di jaringan distribusi bisa bekerja penuh,” kata Jongkie saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Adapun insentif pajak berlaku untuk kendaraan penumpang 4x2, termasuk sedan, berkubikasi mesin kurang dari 1.500 cc yang diproduksi di dalam negeri. Segmen ini menguasai sekitar 60 persen pasar otomotif dalam negeri. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak otomotif PPnBM Harga Mobil
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top