Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Laman pencarian Google ditampilkan di sebuah laptop di New York, AS, Jumat (24/7/2020). - Bloomberg/Gabby Jones
Premium

Indonesia Pajaki Google Cs, AS Meradang ke WTO

27 Januari 2021 | 08:58 WIB
Pengenaan bea masuk atas produk digital oleh Indonesia dipersoalkan oleh Amerika Serikat.

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan Indonesia memberi bea masuk atas produk digital ditentang keras oleh Amerika Serikat. Produk hukum Kementerian Keuangan itu diperkarakan ke organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO).

Produk hukum yang disodorkan penyelesaiannya ke WTO adalah PMK No. 17/PMK.010/2018 yang intinya mengatur tentang tarif bea masuk bagi barang virtual, yakni sebesar 0 persen.

Pengenaan pajak 0 persen menandakan Indonesia menempatkan produk digital bukan sebagai sumber penerimaan rezim cukai. Langkah itu lebih kepada Kementerian Keuangan mencatat setiap transaksi barang digital yang masuk ke Indonesia. Lainnya, memberi playing field atas produk digital yang memiliki fisik seperti VCD hingga DVD yang berisi film, video gim hingga lagu agar memiliki kebijakan pajak yang sama.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Bisnis, nilai devisa importasi untuk produk jenis ini relatif kecil. Selama Maret 2018—Juli 2020 mencapai US$12,5 juta atau sekitar Rp175 miliar (Kurs Rp14.000). Termasuk di dalamnya pajak penghasilan (PPh) lebih dari Rp3,7 miliar dan nilai pajak pertambahan nilai (PPN) lebih dari Rp18,8 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top