Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Muhammad Lutfi ketika menyampaikan sambutan perpisahan sebagai Menteri Perdagangan di depan sejumlah pegawai Kementerian Perdagangan di Jakarta, Senin (13/10/2014). Presiden Joko Widodo menugaskan Muhamad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan. - ANTARA FOTO/Ismar Patrizki\\r\\n
Premium

Janji Mendag Baru Muhammad Lutfi dan Asa Pengusaha

24 Desember 2020 | 10:03 WIB
Muhammad Lutfi kembali menduduki pos Menteri Perdagangan. Mampukah dia memenuhi janjinya memimpin peningkatan ekspor dan neraca dagang Indonesia?

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor industri manufaktur menjadi salah satu andalan Indonesia. Namun, sektor tersebut masih berisiko keteteran untuk mengoptimalkan ekspor pada masa mendatang, akibat kurangnya daya saing dibandingkan dengan negara lain di kawasan.

Kinerja neraca perdagangan memang sudah mulai membaik sejak Januari 2020. Neraca perdagangan tercatat defisit sebesar US$640 juta pada Januari 2020, sedangkan pada November 2020 berbalik surplus US$2,61 miliar seiring dengan kenaikan ekspor beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor November 2020 naik 9,54 persen secara year-on-year (yoy) dari US$13,94 miliar menjadi US$15,28 miliar. Di sisi lain, impor turun 17,46 persen pada November 2020.

Alhasil, total impornya cuma US$12,66 miliar dari sebelumnya US$15,34 miliar.

Kinerja neraca dagang memang tampak bagus karena nilai ekspor lebih besar ketimbang impor. Tapi, penurunan impor terjadi cukup signifikan pada bahan baku/penolong sebesar 20 persen menjadi US$8,93 miliar. Hal tersebut menandakan bahwa sektor manufaktur tidak bergeliat.

Tren kenaikan ekspor tersebut didorong dari sektor nonmigas yang mengalami peningkatan ekspor 3,5 persen atau mencapai US$13,76 miliar. Sementara itu, pada kelompok migas terjadi pelemahan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top