Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Yakin Ekonomi Pulih Tahun Depan, Realistis atau Optimistis?

Meski masih diliputi oleh ketidakpastian menyusul tren penularan covid-19, Presiden Joko Widodo cukup yakin ekonomi bakal pulih pada 2021.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  09:54 WIB
Presiden Joko Widodo - Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas
Presiden Joko Widodo - Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin ekonomi Indonesia akan berangsur-angsur pulih dan kembali normal pada 2021. Meskipun sampai dengan Desember 2020, tren penularan covid-19 terus menunjukkan peningkatan.

Menurutnya, upaya atau kebijakan di bidang kesehatan yakni penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang mulai membuahkan hasil akan menjadi modal untuk menggerakkan perekonomian pada tahun depan.

"Pada 2021 tentunya kebijakan yang baik di tahun 2020 akan terus kita lanjutkan, akan terus kita teruskan terutama di bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19 dan juga pemberian bantuan perlindungan sosial untuk rakyat,” ujarnya dalam Webinar Outlook Perekonomian Indonesia 2021, dikutip dari YouTube Perekonomian RI, Selasa (22/12/2020).

Lebih lanjut, kebijakan pemerintah yang akan memberikan vaksin Covid-19 secara gratis kepada seluruh rakyat juga diharapkan membawa dampak baik bagi penanganan pandemi, termasuk pemulihan ekonomi nasional.

Pasalnya, melalui program vaksinasi kepercayaan publik akan penanganan Covid-19 akan muncul sehingga menimbulkan rasa aman di masyarakat.

Dengan demikian, kata Jokowi, pemulihan ekonomi dapat berjalan dengan lebih cepat karena konsumsi masyarakat berangsur naik serta investasi diprediksi akan meningkat karena keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

“Di akhir 2020 ekspor kita sudah mulai kelihatan pulih dan tentunya tren ini diharapkan terus terjaga dan meningkat di tahun 2021,” imbuhnya.

Kemudian, beberapa hal lain yang juga akan memicu akselerasi pemulihan ekonomi nasional yakni Generalized System of Preferences (GSP) dari Amerika Serikat dan program Sovereign Wealth Fund (SWF)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ekonomi Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top