Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Digitalisasi Layanan Logistik, Kalla Group Gandeng Ritase

Ritase mampu menghubungkan shipper atau pengirim barang dengan transporter (pengantar barang).
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  21:04 WIB
Presiden Direktur Kalla Group Solihin Jusuf Kalla (kanan) didampingi Corporate Strategic and Development Director Disa R. Noviyanti memperkenalkan logo baru Kalla Group, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/10/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Presiden Direktur Kalla Group Solihin Jusuf Kalla (kanan) didampingi Corporate Strategic and Development Director Disa R. Noviyanti memperkenalkan logo baru Kalla Group, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/10/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKSSSAR - Kalla Logistics kembali mengembangkan inovasi dalam proses pengiriman dan pengantaran barang yang lebih mudah dan transparan. Dalam pengembangan inovasi itu, Kalla Logistics menggandeng Ritase sebuah start up yang fokus pada B2B platform transportation sourcing and management.

Chief Operation Officer (COO) Kalla Transport and Logistics Andi Muhammad Gunawan mengatakan Ritase mampu menghubungkan shipper atau pengirim barang dengan transporter (pengantar barang). Ritase bahkan sudah bermitra dengan berbagai perusahaan besar dan multinasional di Indonesia.

"Mereka (Ritase) juga sedang menjajaki Sulawesi. Kemudian, Kalla Logistics diajak untuk menjadi mitra," kata Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/12).

Ia mengakui, Kalla Logistics memang memiliki armada transporter yang memadai. Tersedia berbagai varian armada yang sesuai kebutuhan mitra pelanggan, mulai dari pick-up deck, pick-up box, blind VAN, box engkel, standard box, truck hingga wing box. Total kapasitas material yang bisa didistribusikan pun sudah melebihi 3.000 kubik.

Namun, lanjut Gunawan, model kerja sama dengan Ritase tak hanya melibatkan Kalla Logistics sebagai transporter saja. Tetapi juga bisa sebagai shipper.

"Kita kan juga punya barang. Kita punya mitra seperti perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Spare Part Dealer, serta bisnis lainnya yang barangnya dikerjasamakan dengan kita. Jadi, di sini, selain sebagai transporter, kita juga sebagai shipper," jelasnya.

Gunawan mengatakan, kerja sama yang dimulai Desember 2020 ini bertujuan untuk mendigitalisasi layanan Kalla Logistics. Dengan tujuan untuk mempermudah mitra dalam menggunakan jasa Kalla Logistics.

"Sekarang sudah lebih gampang. Bisa melalui aplikasi," katanya.

Gunawan mencontohkan, jika pelanggan membutuhkan truk 10 roda untuk pengantaran barang ke Palu, mereka bisa mengakses aplikasi Ritase atau melalui ritase.com. Selanjutnya, Ritase alan meneruskan orderan pelanggan kepada Kalla Logistics.

Selain memberikan kemudahan pada pelanggan, aplikasi tersebut dinilai mampu membantu dalam pencatatan transaksi. Semua proses transaksi bisa terekap mulai dari order hingga pembayaran.

"Dengan adanya aplikasi ini, seluruh bukti tercatat secara digital dari serah terima barang, volume, sampai biaya. Lebih transparan. Dimana sebelumnya masih serba manual yang potensi risiko tidak tercatatnya besar sekali," kata Gunawan.

CEO & Founder Ritase Iman Kusnadi menjelaskan penggunaan aplikasi digital memang sudah harus merata sampai ke Indonesia Timur. Kini, Ritase mengambil langkah berani untuk memajukan Sulawesi dari sisi teknologi.

"Kami mengharapkan kerja sama dengan Kalla Logistics ini akan memperbaiki ekosistem logistik di Sulawesi menuju industri 4.0," ungkap Iman. (k36)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalla group
Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top