Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tembakau Iris. Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) meramalkan volume produksi industri rokok sepanjang 2020 akan anjlok sekitar 30-40 persen secara tahunan. Artinya, produksi rokok pada tahun ini akan turun menjadi sekitar 232 miliar batang.  - ANTARA
Premium

Pisau Bermata Dua Penaikan Cukai Rokok 2021

27 Oktober 2020 | 08:44 WIB
Pembengkakan pengeluaran subsidi pada 2020 untuk mengatasi dampak Covid-19 itu memaksa pemerintah untuk meningkatkan pendapatan pada 2021. Industri hasil tembakau (IHT) kembali menjadi sasaran.

Bisnis.com, JAKARTA - Pembengkakan pengeluaran subsidi pada 2020 untuk mengatasi dampak Covid-19 itu memaksa pemerintah untuk meningkatkan pendapatan pada 2021. Industri hasil tembakau (IHT) kembali menjadi sasaran.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan target pendapatan cukai pada 2021 sebesar 4,7 persen. Selama ini, kontribusi IHT mendominasi lebih dari 90 persen terhadap nilai cukai. Oleh karena itu, wacana penaikan cukai IHT hingga 17 persen pun mengemuka.

Walakin, dalam kondisi saat ini, kenaikan cukai IHT itu dinilai dapat menjadi pisau bermata dua. Pasalnya, pemerintah telah menaikkan cukai untuk tahun fiskal 2020 sebesar 23 persen.

Pelaku industri, petani tembakau, Kementerian Perindustrian, dan bahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu menilai kenaikan cukai pada 2021 dapat meningkatkan peredaran rokok ilegal di pasar nasional.

Ditjen Bea Cukai mendata peredaran rokok ilegal telah menyentuh titik terendahnya sejak 2010 pada 2019 di level 3 persen. Pemangku kepentingan sepakat kenaikan cukai pada tahun ini akan mengubur prestasi tersebut.

"Sikap kami dalam rangka menyuarakan dari kepentingan industri rokok dan petani, kami minta [cukai IHT] tidak dinaikkan sama sekali," ucap Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Edy Sutopo kepada Bisnis, belum lama ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top