Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman
Premium

Mendulang Cuan di Pelabuhan Patimban

25 September 2020 | 10:44 WIB
Perusahaan swasta dan BUMN mengarahkan bidikan ke Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat Proyek pelabuhan yang didanai pinjaman Jepang ini bakal menjadi sumber rezeki pihak operator, kontraktor, maupun pengembang kawasan industri.

Bisnis.com, JAKARTA - Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat akan menjadi magnet baru bagi dunia usaha. Digadang sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia, pembangunan tahap pertama sudah hampir selesai.

Presiden Joko Widodo bahkan sudah geregetan. Dia meminta konstruksi pelabuhan dikebut sehingga bisa digelar soft launching pada November 2020 mendatang. Impian memiliki pelabuhan peti kemas baru di Pulau Jawa pun menjadi kenyataan.

Di tahap pertama, investasi pelabuhan mencapai Rp23,5 triliun. Tahap sudah dimulai sejak 2018 dan terbagi menjadi dua fase. Fase pertama mencakup terminal peti kemas seluas 25 hektare dengan kapasitas 250.000 TEUs. Fase ini juga mencakup 25 hektare untuk terminal kendaraan dengan kapasitas 218.000 unit.

Sementara itu di fase kedua, pelabuhan akan terus meluas dengan kapasitas terminal peti kemas 3,75 juta TEUs. Selain itu, kapasitas kendaraan melar menjadi 382.00 unit kendaraan. Di fase ini juga terdapat lingkup pembangunan terminal ro-roo sepanjang 200 meter.

Yang menjadi pertanyaan saat fase pertama hampir kelar, siapa yang kelak jadi operator?

Kementerian Perhubungan menyeb proses lelang operator ini masih berjalan dan baru mempelajari penawaran dari para peserta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top